Fakta di Balik Isu Hilangnya Gravitasi Bumi pada 12 Agustus
Warta News Day - SUKABUMISATU.COM – Media sosial kembali diramaikan dengan narasi yang mengklaim bahwa Bumi akan mengalami fenomena “ Zero Gravity ” atau kehilangan gaya gravitasi pada tanggal 12 Agustus mendatang. Kabar ini menyebutkan bahwa penduduk Bumi akan melayang dalam durasi tertentu karena posisi planet yang sejajar.
Namun, benarkah demikian? Redaksi SUKABUMISATU.com merangkum fakta-fakta ilmiah untuk membedah hoaks tahunan ini.
Fakta di Balik “Zero Gravity Day”
Setelah ditelusuri, isu ini merupakan hoaks lama yang terus diproduksi ulang setiap tahun. Klaim ini sering kali mencatut nama lembaga antariksa dunia seperti NASA untuk meyakinkan pembaca. Faktanya, NASA tidak pernah mengeluarkan peringatan atau pernyataan terkait hilangnya gravitasi Bumi.
Secara ilmiah, gravitasi bukanlah sebuah sakelar yang bisa mati dan nyala. Gravitasi adalah konsekuensi alami dari keberadaan massa suatu benda.
Mengapa Gravitasi Tidak Bisa Hilang?
Secara fisik, selama Bumi masih memiliki massa, gravitasi akan tetap ada. Hal ini dijelaskan dalam Hukum Gravitasi Universal Newton dalam gambar di atas.
Baca Juga Viral! Persib Juara, Bobotoh di Lembursitu Sukabumi Ini Langsung Gratiskan Bubur Ayam
Dalam rumus tersebut, F adalah gaya gravitasi. Gaya ini hanya akan hilang jika massa Bumi (m_1) tiba-tiba menjadi nol atau jarak antar benda (r) menjadi tak terhingga. Secara logika sains, planet sebesar Bumi tidak mungkin kehilangan massanya secara tiba-tiba tanpa hancur terlebih dahulu.
Dampak Ngeri Jika Gravitasi Benar-Benar Hilang
Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa hilangnya gravitasi bukan sekadar membuat kita melayang-layang dengan menyenangkan. Jika gravitasi Bumi hilang meski hanya satu detik, dampaknya akan sangat mengerikan:
Atmosfer Lenyap: Tanpa gravitasi yang menahannya, udara yang kita hirup akan langsung terbang ke ruang hampa gas.
Lautan Melayang: Air laut akan terangkat dari dasar samudera dan menyebar ke angkasa dalam bentuk gumpalan raksasa.
Efek Sentrifugal: Karena Bumi berputar pada porosnya dengan kecepatan tinggi, segala sesuatu yang tidak terikat ke inti Bumi akan terlempar ke luar angkasa seperti batu yang dilepas dari ketapel.
Baca Juga Heboh Kabar Pria Lompat ke Sungai Cicatih dari Jembatan Sekarwangi, Ketua RW: Masih Simpang Siur
Membongkar Mitos “ Project Anchor ” NASA
”Banyak netizen mengaitkan fenomena ini dengan ‘Project Anchor’ yang diklaim sebagai misi rahasia NASA untuk mengantisipasi hilangnya gravitasi. Namun, penelusuran tim SUKABUMISATU.com menemukan bahwa Project Anchor sebenarnya adalah riset NASA untuk mengembangkan alat penambat robot di asteroid, bukan proyek untuk menyelamatkan Bumi dari hilangnya gravitasi. Ini adalah murni mis informasi yang mencampuradukkan istilah ilmiah dengan skenario fiksi ilmiah.”
Kesimpulan
Kabar mengenai hilangnya gravitasi pada 12 Agustus adalah 100% Hoaks. Fenomena ini secara ilmiah mustahil terjadi selama planet kita masih utuh.
Baca Juga Disperkim dan Polres Sukabumi Cek Jembatan Gantung Karang Tengah, Instruksi Bupati Segera Dieksekusi
Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar di media sosial dan tidak mudah terpancing oleh narasi yang bersifat sensasional tanpa dasar ilmiah yang jelas.
Editor: Demi Pratama Adiputra
Berita Terkait
Mencekam! Tiga Pelajar di Nagrak Sukabumi Jadi Korban Pembacokan OTK, Satu Korban Alami Luka di Kepala
Dua Hari Sukabumi Padam Bergilir, Benarkah Imbas Stok Batubara Pembangkit Listrik Nyaris Habis?
Tak Hanya Atur Lalu Lintas, Satlantas Polres Sukabumi Dorong Swasembada Pangan Lewat Budidaya Jagung
Tabrakan Beruntun di Cibadak Sukabumi, Truk Hantam Lima Kendaraan saat Lalu Lintas Padat
Ada Perbaikan Pipa hingga Pengurasan IPA, Aliran Air Perumda AM TJM di Tiga Cabang Ini Terhenti Sementara
Pedagang Ikan Diduga Hamili Siswi SMA di Surade, Keluarga Minta Keadilan
Hukum Newton Kiamat Project Anchor viral Zero Gravity
Komentar
Baca Juga
Mencekam! Tiga Pelajar di Nagrak Sukabumi Jadi Korban Pembacokan OTK, Satu Korban Alami Luka di Kepala
Dua Hari Sukabumi Padam Bergilir, Benarkah Imbas Stok Batubara Pembangkit Listrik Nyaris Habis?
Tak Hanya Atur Lalu Lintas, Satlantas Polres Sukabumi Dorong Swasembada Pangan Lewat Budidaya Jagung
Tabrakan Beruntun di Cibadak Sukabumi, Truk Hantam Lima Kendaraan saat Lalu Lintas Padat
Ada Perbaikan Pipa hingga Pengurasan IPA, Aliran Air Perumda AM TJM di Tiga Cabang Ini Terhenti Sementara
Pedagang Ikan Diduga Hamili Siswi SMA di Surade, Keluarga Minta Keadilan
Rekomendasi untuk kamu
Mencekam! Tiga Pelajar di Nagrak Sukabumi Jadi Korban Pembacokan OTK, Satu Korban Alami Luka di Kepala
SUKABUMISATU.com – Aksi kekerasan jalanan kembali membayangi wilayah Kabupaten Sukabumi. Sebanyak tiga orang pelajar dilaporkan…
Dua Hari Sukabumi Padam Bergilir, Benarkah Imbas Stok Batubara Pembangkit Listrik Nyaris Habis?
SUKABUMISATU.com – Warga di beberapa wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi mengeluhkan adanya pemadaman listrik bergilir…
Tak Hanya Atur Lalu Lintas, Satlantas Polres Sukabumi Dorong Swasembada Pangan Lewat Budidaya Jagung
SUKABUMISATU.com – Langkah progresif di luar tugas konvensional kepolisian ditunjukkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres…
Tabrakan Beruntun di Cibadak Sukabumi, Truk Hantam Lima Kendaraan saat Lalu Lintas Padat
SUKABUMISATU.COM, CIBADAK – Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Nasional Sukabumi–Bogor, tepatnya di…
Ada Perbaikan Pipa hingga Pengurasan IPA, Aliran Air Perumda AM TJM di Tiga Cabang Ini Terhenti Sementara
SUKABUMISATU.com – Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AM TJM) Kabupaten Sukabumi mengumumkan penghentian sementara…
Pedagang Ikan Diduga Hamili Siswi SMA di Surade, Keluarga Minta Keadilan
SUKABUMISATU.com – Warga Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, mendadak geger. Kasus dugaan asusila yang melibatkan seorang…




