Wamenaker Bahas Tiga Isu Ketenagakerjaan di Konferensi Internasional di Swiss
detikNews Berita
Wamenaker Terbang ke Swiss, Bahas 3 Isu Ini di Konferensi Buruh Internasional
Rahmat Khairurizqi - detikNews
Selasa, 03 Jun 2025 10:18 WIB
Jakarta -
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer menghadiri pembukaan Konferensi Perburuhan Internasional (International Labour Conference/ILC) ke-113, yang berlangsung pada 2-13 Juni 2025 di markas besar ILO (International Labour Organization) dan Kantor PBB di Jenewa, Swiss.
Konferensi yang mengusung tema 'Advancing Social Justice: Reshaping The Future of Work in a Polarized World' ini, menjadi momentum penting bagi dunia untuk memperkuat solidaritas global dalam menghadapi ketimpangan dan transformasi dunia kerja pascapandemi, perubahan iklim, serta perkembangan teknologi digital.
Immanuel mengatakan semoga dengan hadirnya perwakilan pemerintah, pekerja/buruh, dan pengusaha (tripartit) Indonesia di ILC ini bisa menghasilkan sebuah regulasi yang bisa menjadi standar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sebagai pemerintah bisa menjadi jembatan komunikasi yang baik antara pengusaha dan buruh," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (3/6/2025).
Hal tersebut ia katakan usai menghadiri pembukaan ILC di Jenewa, Senin (2/6).
ADVERTISEMENT
Immanuel mengatakan pihaknya memprioritaskan 3 isu penting yang mencerminkan arah kebijakan ketenagakerjaan nasional sekaligus kepedulian terhadap isu global. Pertama, regulasi untuk pekerjaan layak dalam ekonomi berbasis platform digital. Kedua, perlindungan terhadap bahaya biologis di tempat kerja.
"Terakhir terkait pembahasan transisi pekerja dari sektor informal ke formal guna memperluas jaminan perlindungan sosial dan kepastian kerja," kata Immanuel.
Kehadiran Indonesia dalam forum global ini juga menegaskan komitmen Pemerintah Prabowo-Gibran untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam membela hak-hak pekerja, membangun hubungan industrial yang harmonis, dan menciptakan lapangan kerja berkualitas.
Immanuel menegaskan Pemerintah Indonesia tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi sebagai bagian dari solusi dunia kerja global.
"Kami ingin memastikan bahwa suara Indonesia didengar, dan standar yang dihasilkan relevan serta berpihak kepada kemanusiaan dan keadilan sosial," pungkasnya.
Simak juga Video: Wamenaker Sebut Korban PHK Tahun Ini Capai 80 Ribu Orang
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)
kemnaker buruh
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
detikHot
Ferdy Tahier Jadi 'Quality Control' Urusan Pacar Dewa Tahier
detikHealth
Skrining Kesehatan Diperketat di Bandara Semarang Antisipasi Virus Nipah
detikOto
Biar Asyik, Subaru Kembangkan Mobil Listrik dengan Transmisi Manual!
detikNews
BMKG: Modifikasi Cuaca Aman bagi Lingkungan, Tak Kurangi Kualitas Air
detikFood
Resep Nasi Goreng Jamur dan Telur, Tetap Gurih Meski Tanpa Daging
detikInet
Banyak Banget! Pendapatan Game Mobile Global Mencapai Rp 1.300 Triliun
detikSport
Shammie Zacky Bawa Semangat Merah Putih di Rally Dakar 2026
part of
Connect With Us
Copyright @ 2026 detikcom.
All right reserved
Kategori
detikNews
detikEdukasi
detikFinance
detikInet
detikHot
detikSport
Sepakbola
detikOto
detikProperti
detikTravel
detikFood
detikHealth
Wolipop
detikX
20Detik
detikFoto
detikHikmah
detikPop
Layanan
berbuatbaik.id
Pasang Mata
Adsmart
detikEvent
Signature Awards
Trans Snow World
Trans Studio
Bingkai.id
Ziswafctarsa.id
Flying Over Indonesia
For Your Business
rekomendit
Community Connect
Informasi
Redaksi
Pedoman Media Siber
Karir
Kotak Pos
Media Partner
Info Iklan
Privacy Policy
Disclaimer
Jaringan Media
CNN Indonesia
CNBC Indonesia
Haibunda
Insertlive
Beautynesia
Female Daily
CXO Media




