Warta News Day - Ratusan pelajar dan mahasiswa dari berbagai kota di Indonesia berkumpul untuk mengikuti Konferensi Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) BSD Chapter yang berlangsung pada 8-19 Juli 2026 di Serpong, Tangerang Selatan. Konferensi ini diikuti oleh 270 peserta dari 165 sekolah, termasuk SD, SMP, SMA, dan universitas yang tersebar di Jabodetabek, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Jambi, Palembang, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Manado.
Konferensi Model United Nations (MUN) ini mengangkat tema “Ethnics in Crisis: Navigating Rights, Risks, and Responsibility in the Globalized Era.” Dalam acara ini, para peserta berdiskusi dan merumuskan solusi terhadap berbagai isu global melalui dua council utama, yaitu WHO (World Health Organization) dengan topik “Battling Misuse of Prescription Drugs” dan UNEP (United Nations Environment Programme) dengan topik “Exploring Sustainable Water Management Practices and Water-saving Technologies.”
Peserta menganalisis permasalahan global dari berbagai perspektif, menyampaikan argumen secara diplomatis, serta menyusun resolusi yang solutif dan berkelanjutan. Mereka juga mengikuti simulasi sidang diplomasi yang mencakup negosiasi dan penyusunan Draft Resolutions, yang meniru proses sidang PBB. Setiap sesi dibimbing oleh chairs atau fasilitator berpengalaman dari berbagai negara.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Tangerang Selatan, Fuad, hadir untuk membuka konferensi dan memberikan sambutan mewakili Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. Fuad berpesan agar generasi muda terus mengembangkan kapasitas kepemimpinan dan memperluas wawasan global, serta mengajak mereka untuk meningkatkan kepercayaan diri dan pengetahuan.