Wali Kota Jakbar dan Kadin Tingkatkan Daya Saing UMKM untuk Ciptakan Lapangan Kerja
Warta News Day - Liputan6.com, Jakarta - Wali Kota Jakarta Barat (Jakbar) Iin Mutmainnah menekankan pentingnya inovasi, peningkatan produktivitas, serta penciptaan lapangan kerja berkualitas.
Hal itu disampaikan saat pengukuhan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta Barat masa bakti 2025–2030, pada Selasa 24 Februari 2026.
"Tujuannya demi memperkuat daya saing Jakarta Barat," ujar Iin di kantornya, seperti dikutip Kamis (26/2/2026).
Menjawab hal itu, Ketua Kadin Jakarta Barat 2025-2030 Hilda Kusuma Dewi berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan dengan berfokus pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas.
"Kepengurusan ke depan diarahkan pada penguatan UMKM, kolaborasi lintas sektor, serta program nyata yang berdampak langsung bagi pelaku usaha,” ujar Hilda pada kesempatan yang sama.
Hilda memaparkan, sejumlah arah strategis Kadin Jakarta Barat ke depan. Mulai dari penguatan daya saing UMKM agar naik kelas dan terhubung dengan rantai pasok industri serta pasar modern.
Berikutnya, mengembangkan ekosistem usaha yang terintegrasi antara perdagangan, industri, jasa, logistik, dan ekonomi kreatif.
"Kami juga akan mendorong investasi dan kewirausahaan baru di kawasan pertumbuhan seperti Puri, Kembangan, dan koridor barat Jakarta dan memperkuat kolaborasi dunia usaha dan pemerintah kota dalam penataan kawasan ekonomi rakyat seperti Tambora, Glodok, dan sentra perdagangan tradisional. Terakhir, memastikan transformasi ekonomi Jakarta Barat berjalan inklusif dan berkelanjutan," ucap Hilda.
Peran Strategis
Merespons hal itu, Ketua Umum Kadin Jakarta Diana Dewi berharap, kepemimpinan Kadin di tingkat kota memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi dan menghadirkan solusi nyata bagi dunia usaha.
Sebagai informasi, pengukuhan kepengurusan dirangkai dengan RAPIMKOTA I Tahun 2026. Hal ini menjadi momentum penting untuk konsolidasi organisasi, penyatuan visi, dan perumusan program konkret serta terukur.
Kegiatan dilanjutkan dengan Pembukaan RAPIMKOTA I Tahun 2026 sebagai forum konsolidasi dan perumusan langkah strategis menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
Diketahui, acara turut dihadiri unsur Forkopimko, jajaran pemerintah kota, para Ketua Asosiasi Anggota Luar Biasa (ALB), pengurus Kadin Indonesia, serta para Ketua Kadin wilayah se-DKI Jakarta.




