Tantangan dan Peluang Kreativitas di Industri Periklanan 2025
Tahun 2025 menghadirkan tekanan ekonomi sekaligus peluang baru, mendorong industri periklanan untuk tetap memanusiakan merek, lebih adaptif, dan berani keluar dari pendekatan konvensional.
Di tengah tekanan ekonomi global, perubahan perilaku merek, dan percepatan teknologi yang makin agresif, industri periklanan Indonesia sepanjang 2025 berada di persimpangan antara kreativitas, bisnis, dan relevansi. Di satu sisi, ide-ide segar dan pendekatan kreatif baru terus bermunculan. Di sisi lain, tantangan di ranah bisnis, mulai dari pengetatan budget hingga ekspektasi hasil yang semakin tinggi, memaksa pelaku industri untuk berpikir lebih adaptif.
Pandangan ini tercermin dari dua sosok yang berada di garis depan industri. Reza Fitriano, Chief Business Officer FCN sekaligus Pejabat Ketua P3I Jakarta, melihat kreativitas sebagai roh yang tak boleh tergantikan, meski teknologi, termasuk AI, semakin menjadi bagian tak terpisahkan dari proses kreatif. Sementara Defri Dwipaputra, CCXO Dentsu Creative Indonesia dan Ketua Pelaksana Citra Pariwara 2025, menilai kondisi penuh tantangan justru membuka ruang bagi pendekatan strategi advertising yang lebih immersive dan non-konvensional.
Campaign Indonesia mewawancarai keduanya di sela-sela rangkaian acara Citra Pariwara untuk menangkap refleksi pembelajaran dari industri periklanan sepanjang 2025, apa yang perlu diperbaiki ke depan, hingga kampanye-kampanye yang paling berkesan tahun ini: mulai dari merek yang berani keluar dari zona nyaman, hingga kategori yang selama ini dianggap ‘membosankan’ namun berhasil tampil lebih human dan engaging.
Reza: Halo, nama saya Reza Fitriano. Saat ini saya bekerja sebagai Chief Business Officer dari FCN. Selain itu saya juga menjabat sebagai pejabat ketua P3I Jakarta.
Defri: Halo, aku Defri Dwipaputra. Aku kerja sebagai CCXO dari Dentsu Creative Indonesia. Dan kebetulan saya sebagai Ketua Pelaksana juga untuk Citra Pariwara 2025.
Q: Sepanjang tahun 2025 ini, apa sih hal yang paling disuka dari industri periklanan dan apa yang ingin diperbaiki ke depannya?
Reza:
Yang menarik dari industri advertising tahun ini, mungkin aku akan mulai dari yang nggak akan diubah. Tentunya adalah creativity. Karena creativity itu roh dari industri sebenarnya gitu kan.
Yang saya senang dari perkembangan sekarang adalah the growth of technology sebenarnya. Karena teknologi proven kalau misalnya sangat membantu perkembangan kreatif. Nggak cuma lokal tapi globally juga memang sudah banyak menggunakan teknologi.
Tapi human insights itu adalah salah satu faktor terpenting dalam develop satu strategi kreatif. Yang mana itu hanya bisa dilakukan oleh human. Yang itu mungkin highlight yang pengen aku bilang jangan sampai berubah, dan kita harus embrace teknologi dalam creativity. Growth of AI segala macam itu jadi matters.
Mungkin kalau sekarang bicara tentang hal yang ingin diubah, ya tentunya adalah business side. Karena as we know tahun ini sebenarnya creativity is still there. The only problem adalah banyak sekali brand yang menahan spending mereka. Sehingga in this economy, di saat brand mulai pelan-pelan mengurangi spending mereka. Dan kita punya limitasi untuk mengekspresikan the whole ideas yang kita punya. Dan kita lebih ter-challenge lagi dengan limitasi brand bagaimana bisa mengeluarkan ide yang sangat mumpuni. Seperti itu, sih. Tapi kalau bisa, tentunya adalah the way marketer spending their budget itu di-improve, kalau boleh. Kurang lebih itu sih.
Defri:
Mengenai industri saat ini, menurut aku semuanya lagi berusaha untuk kayak keep up with the business. Karena memang situasi economy global juga cukup challenging.
Tapi yang aku suka sebetulnya akhirnya kita bisa melihat banyak peluang baru dari angle advertising, bukan cuma dari something yang konvensional, tapi bisa juga dari hal-hal yang lebih immersive. Jadi itu yang aku suka sebetulnya dari semua keadaan yang challenging ini.
Dan mungkin untuk tahun depan kayaknya kita bisa scale-up lagi apa yang kita punya dari masalah keresahan-keresahan tahun ini. Sehingga advertising industry jadi lebih seru lagi ke depannya dan juga mungkin bisa converting the business through hal-hal yang lain. Bukan cuma dari angle conventional only. Kira-kira seperti itu.
Q: Sebutkan dong, kampanye yang paling menarik dan berkesan di tahun 2025 ini.
Reza:
Campaign yang menarik jawabannya sangat personal, cuma yang mau aku highlight adalah lebih ke cara brand yang tadinya melakukan approach secara kreatif konvensional, sekarang sudah mulai keluar dari zona nyaman mereka.
Salah satu campaign yang pengen aku highlight adalah brand-nya Samsonite. The way mereka melakukan, advertise their brand, itu keluar dari zona nyaman, mereka sekarang approach-nya lebih ke experience dan melibatkan langsung tidak cuma produk, tapi juga audiensnya, itu menurut aku salah satu bentuk campaign yang menarik.
Another thing yang mungkin harus kita eyeing itu adalah the way banking kategori keluar dari zona nyaman mereka. As we all know, banking itu kan selalu biasanya membosankan, tapi kalau kita lihat sekarang cara mereka approach is very human, tapi tidak cuma itu, mereka juga create engagement antara si punya brand dengan si audiensnya, sehingga kreatif itu banyak sekali melakukan campaign yang justru melibatkan emosi dan engagement secara lebih lama dan lebih dalam sama audiensnya. Kurang lebih itu sih, salah satu bank yang aku mau highlight adalah campaign-nya Dono Kasino Indro (“Don’t Know? Kasih No!”), itu which is dari BCA sebenarnya.
Defri:
Ada banyak sekali campaign yang aku suka sebenarnya tahun 2025. Salah satunya mungkin kalau pekerjaan sendiri aku lumayan suka dengan apa yang kita coba create dari Samsonite, karena itu lebih beyond advertising dan juga mungkin dari Wardah, “Hear in Hijab”, yang kita bikin satu solusi sosial lewat brand yang sangat besar gitu, koneksinya dengan Hijab atau Muslim Empowerement gitu.
Tapi yang lain-lain mungkin dari sisi banking juga sangat menarik karena banyak sekali campaign-campaign yang bisa switch antara banking yang sangat classic, yang sangat mungkin terkesan boring, jadi sesuatu yang sangat dekat sama orang-orang. Mungkin dari BCA banyak kita bisa lihat campaign-campaign yang sangat seru dan mungkin bisa punya cara yang unik gitu untuk menyampaikan sesuatu ke konsumennya. Itu sih yang aku lihat.




