Simulasi Pelayanan Darurat 112 di Bulukumba: ASN Pingsan Saat Apel
Sumber Foto: Warta Bulukumba
Warta Lapangan

Simulasi Pelayanan Darurat 112 di Bulukumba: ASN Pingsan Saat Apel

Pada Senin pagi, 11 Mei 2026, halaman Kantor Bupati Bulukumba dipenuhi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengikuti apel rutin. Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, atau yang akrab disapa Andi Utta, sedang memberikan amanat kepada ratusan pegawai dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah ketika kejadian tak terduga terjadi.

Di tengah suasana yang tenang, seorang ASN tiba-tiba pingsan dan jatuh ke tanah, menyebabkan kepanikan di antara peserta apel. Beberapa ASN yang berada di dekatnya langsung bergegas untuk memberikan pertolongan, sementara bupati dengan cepat mengambil telepon genggamnya dan menghubungi Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112.

Segera setelah panggilan darurat dilakukan, sirene kendaraan darurat terdengar menggema di halaman kantor bupati. Mobil tim Public Safety Center (PSC) meluncur masuk ke lokasi, dan petugas medis dengan sigap turun membawa perlengkapan evakuasi. ASN yang terjatuh, Andi Bau Ammar dari Dinas Kominfo Bulukumba, langsung mendapatkan penanganan dari tim medis.

Proses penanganan berlangsung cepat dan terukur, dengan petugas memeriksa kondisi korban, melakukan evakuasi, dan membawa ASN tersebut ke kendaraan darurat di hadapan ratusan peserta apel yang menyaksikan langsung. Setelah beberapa saat, situasi tegang tersebut berakhir dengan tepuk tangan dari para ASN, menyadari bahwa peristiwa tersebut adalah bagian dari simulasi peluncuran Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112.

Simulasi ini dirancang dengan realistis untuk menunjukkan bagaimana sistem 112 berfungsi dalam situasi darurat dan seberapa cepat tim penanganan darurat dapat merespons. Bupati Andi Utta menjelaskan bahwa layanan 112 merupakan bentuk kesiapan pemerintah daerah dalam menyediakan pelayanan publik yang cepat dan dapat diakses oleh masyarakat.

"Pemerintah harus hadir dalam situasi darurat, dan layanan 112 menjadi salah satu jawabannya," ujar Andi Utta di hadapan peserta apel. Dengan layanan ini, masyarakat cukup menghubungi satu nomor untuk mendapatkan bantuan saat terjadi kebakaran, kecelakaan, bencana, gangguan keamanan, maupun kondisi kegawatdaruratan lainnya.

Sistem 112 di Bulukumba terhubung dengan berbagai perangkat daerah dan instansi terkait melalui pusat kendali terpadu atau command center. Petugas akan siap sedia selama 24 jam untuk menerima laporan dan mengoordinasikan penanganan cepat di lapangan.

Simulasi yang berlangsung pada pagi itu meninggalkan kesan mendalam bagi banyak ASN, mengingatkan mereka bahwa dalam situasi darurat, setiap detik sangat berharga untuk keselamatan seseorang.