Samuel Wattimena Dorong Kuota Wajib Tayang Film Nasional di Bioskop
Sumber Foto: ANTARA News Jateng
Nasional

Samuel Wattimena Dorong Kuota Wajib Tayang Film Nasional di Bioskop

Warta News Day - Semarang (ANTARA) - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Samuel Wattimena mendorong adanya kuota wajib tayang di bioskop untuk film nasional.

"Mekanisme penayangan ini berbasis negosiasi pasar. Karena negosiasi pasar, film bagus, dia laku, dia bisa jalan terus," katanya, dalam pernyataan di Semarang, Rabu.

Kondisi tersebut, kata dia, mendorong adanya keberpihakan, apalagi bioskop di Indonesia lebih terkonsentrasi di pulau Jawa.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Kerja (Panja) Kreativitas dan Distribusi Film Nasional bersama asosiasi dan perusahaan perfilman.

"Kalau kita tidak menggaris bawahi keberpihakan, bagaimana menjamin film nasional tidak kalah oleh mekanisme semata," katanya.

Terlebih, kata dia, jika pembandingnya adalah film nasional dengan film internasional yang gaungnya lebih luas sehingga membutuhkan keberpihakan.

"Apakah mungkin menetapkan kuota wajib penayangan film nasional? Kami di sini DPR RI ingin sekali mendorong masalah keberpihakan ini," kata sosok yang dikenal sebagai desainer itu.

Menurut dia, kuota wajib tayang untuk film nasional di bioskop itu untuk memastikan karya sineas lokal tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

"Kuota wajib ini sebagai upaya keberpihakan pada film nasional yang membutuhkan ruang distribusi yang adil," katanya.

Meski demikian, Samuel pun memahami bahwa dari sudut pandang pebisnis tentu mempertimbangkan untung-rugi, misalnya jika suatu film ternyata tidak laku.

"Perlu kita bicara bersama. Saya menggarisbawahi keberpihakan. Keadilan distribusi adalah kunci kemajuan industri kreatif Indonesia," katanya.