Revitalisasi Tambak Pantura Jabar Ciptakan 132.056 Lapangan Kerja
Sumber Foto: Kompas.com
Ekonomi

Revitalisasi Tambak Pantura Jabar Ciptakan 132.056 Lapangan Kerja

BANDUNG, KOMPAS.com — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan program revitalisasi tambak Pantai Utara (Pantura) di Jawa Barat akan menyerap 132.056 tenaga kerja.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung penuh program yang dijalankan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mulai beroperasi bertahap pada 2027.

"Ini adalah hal yang menggembirakan bagi warga Pantura karena ke depan Kementerian Kelautan akan melakukan revitalisasi terhadap tambak-tambak telantar yang selama ini justru menjadi daerah yang sering kali terkena oleh abrasi," ujar Dedi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (23/2/2026).

Menurut Dedi, kebutuhan tenaga kerja itu mencakup seluruh tahapan, mulai dari sektor hulu, kegiatan budidaya (on farm), pengolahan hasil (hilir), hingga pekerjaan konstruksi.

Program ini, kata Dedi, menjadi peluang besar bagi warga pesisir di Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Indramayu.

Buka Lapangan Kerja Mulai 2027

Ia menegaskan, tahap awal pada 2027 akan membuka banyak lapangan kerja sekaligus mendorong peningkatan produksi perikanan.

"Akan ada ratusan ribu tenaga kerja yang terserep. Yang kedua, akan ada produktivitas perikanan yang tinggi. Yang ketiga akan terserep lapangan kerja yang cukup," kata Dedi.

Dukungan tersebut, lanjut Dedi, telah disampaikan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

"Pemerintah provinsi berkomitmen menunjang infrastrukturnya agar Pantura nanti. Istimewa," ucapnya.

Kebutuhan Tenaga Kerja Capai 132.056 Orang

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat Rinny Cempaka merinci, total kebutuhan tenaga kerja program ini mencapai 132.056 orang.

Angka tersebut dihitung untuk seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari awal hingga akhir proyek.

Program revitalisasi tambak Pantura Jabar akan berjalan dalam tiga tahap, yakni mulai 2027, 2028, dan ditargetkan selesai pada 2029.

Pada tahap pertama, pembangunan fisik akan dimulai di Kabupaten Indramayu.

Sebelumnya, sekitar 78.550 hektar tambak udang di Pantura Jabar tercatat tidak produktif akibat banjir rob, abrasi, serta pengelolaan yang dinilai kurang baik.

Pemerintah berharap, melalui program ini, tambak kembali aktif sekaligus membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat setempat.