Polres Bulukumba Siapkan Pengendalian Massa Menjelang May Day
Lapangan Hitam Mapolres Bulukumba tampak basah oleh embun saat pagi menjelang, pada Rabu, 29 April 2026. Suara komando pertama menggema, memecah kesunyian pagi dengan irama langkah seragam aparat yang menghentak tanah. Tameng plastik transparan berbenturan pelan, menciptakan bunyi berulang yang menyerupai ketukan alarm.
Di bawah langit yang mulai cerah, formasi Dalmas bergerak perlahan. Meskipun hari itu tidak ada kerumunan massa, barisan tersebut berlatih untuk menghadapi kemungkinan kerumunan yang akan datang. Dengan Hari Buruh Internasional atau May Day yang masih beberapa hari lagi, suasana di Mapolres Bulukumba dipenuhi dengan antisipasi.
Latihan pengendalian massa yang digelar oleh Polres Bulukumba dipimpin oleh Kasat Samapta AKP Baharuddin dan Danton Dalmas Aiptu Saeni, usai apel pagi. Dalam latihan ini, fokus diberikan pada formasi Dalmas, baik awal maupun lanjutan, serta skenario pergerakan massa dan potensi eskalasi situasi. Setiap instruksi disampaikan dengan tempo cepat, mencerminkan situasi di lapangan yang sering kali tidak memberikan ruang untuk jeda.
AKP Baharuddin menegaskan bahwa pendekatan pengamanan yang diambil tetap mengedepankan sikap humanis. "Kami mengimbau masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi agar dilakukan secara damai dan tertib," ujarnya di sela-sela latihan.
Ia juga menekankan bahwa kepolisian siap untuk mengawal seluruh aktivitas masyarakat selama perayaan May Day. Dalam konteks yang lebih luas, May Day di Indonesia sering kali menjadi ajang bagi buruh untuk menyampaikan tuntutan mereka, yang kadang berujung pada ketegangan antara demonstran dan aparat keamanan. Oleh karena itu, kepolisian di berbagai daerah, termasuk di Bulukumba, meningkatkan kesiapan mereka lebih awal melalui latihan rutin semacam ini.




