Perhatian Global Terhadap Isu Iklim Tergeser Oleh Geopolitik
KBRN, Jakarta: Ketua Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal menilai, perhatian dunia terhadap isu iklim mulai tergeser. Karena, negara-negara di dunia kini lebih fokus pada konflik geopolitik yang kian memanas.
Menurut Dino, lonjakan belanja militer negara maju mengancam komitmen iklim global. Ia mencontohkan, bagaimana alokasi dana dialihkan dari iklim ke sektor pertahanan.
“Karena uang yang ada, perhatian ada, tersedot ke geopolitik. Seperti perang, beli senjata, anggaran pertahanan,” ujar Dino dalam pengarahan Indonesia Net-Zero Summit (INZS) 2025 di Amalgam Coffee, Jakarta, Selasa (22/7/2025).
Sementara itu, Climate Program Manager INZS 2025, Kiara Mulia Putri memperkenalkan, tema utama konferensi. Tema tersebut berjudul ‘Raising Indonesia’s Game: Staying Climate-Focused in Times of Great Distraction.’
Menurut Kiara, tema ini menekankan pentingnya menjaga fokus nasional terhadap isu iklim. Hal ini dinilai krusial di tengah tekanan global dan disinformasi yang meluas.
“Konferensi ini kita tidak hanya ingin mendiskusikan isu gitu ya. Tapi salah satu tujuannya juga adalah membangkitkan semangat kolaborasi antar sektor,” ujar Kiara.
INZS 2025 akan berlangsung Sabtu (26/7/2025) di Djakarta Theatre. Sejumlah menteri dan wakil menteri dijadwalkan hadir dalam konferensi tersebut.




