Perayaan Maulid Nabi di Sinjai: Lapangan Menjadi Perpustakaan
Lapangan Lego-Lego di Sinjai Selatan menjadi saksi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berbeda pada Jumat, 5 September 2025. Dalam suasana yang tenang, di bawah bayangan pohon dan angin sore yang sejuk, puluhan anak, remaja, dan orang tua berkumpul untuk merayakan momen istimewa ini dengan cara yang inovatif dan edukatif.
Acara yang bertema “Rayakan Maulid dengan Membaca” ini diprakarsai oleh Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Lokus Kabupaten Sinjai, bekerja sama dengan beberapa perpustakaan desa, termasuk TBM Karlos, Perpustakaan Desa Talle, Perpustakaan Desa Palae, dan Perpustakaan Desa Kaloling. Alih-alih merayakan dengan pesta makanan, para peserta diajak untuk menyelami dunia literasi.
Lapak Buku yang Memikat
Di tengah lapangan, diletakkan deretan buku berwarna-warni yang menarik perhatian pengunjung. Koleksi yang tersedia bervariasi, mulai dari buku-buku Islami, bacaan anak, hingga buku remaja. Di antara koleksi tersebut, trilogi Sinjai menjadi favorit para pelajar yang antusias menjelajahi kisah-kisah daerah mereka.
Suasana Membaca yang Hidup
Kegiatan membaca nyaring dan menceritakan kembali isi buku menciptakan suasana yang riuh dan hangat. Anak-anak bersemangat berebut mikrofon untuk berbagi cerita dari buku yang baru saja mereka baca, seolah-olah menemukan panggung pertama mereka.
Makna di Balik Kegiatan
Irmayanti, perwakilan dari Relima Lokus Sinjai, menjelaskan bahwa acara ini memiliki tujuan yang lebih dari sekadar membaca. "Kami ingin peserta tidak hanya memahami isi bacaan, tetapi juga melatih keberanian mereka untuk tampil di depan umum. Ini adalah bagian penting dari pengembangan diri," ujarnya. Dengan pendekatan ini, perayaan Maulid Nabi di Sinjai tidak hanya menjadi momen religius tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan minat baca dan keterampilan berbicara di kalangan masyarakat.




