Penyebab Tumpahan Minyak di Lapangan Pematang: Bukan Ledakan, Melainkan Kebocoran
PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) mengkonfirmasi bahwa tumpahan minyak yang terjadi di Lapangan Pematang KM 15, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Jumat malam, 25 Mei 2018, bukan disebabkan oleh ledakan. Menurut perusahaan, tumpahan tersebut diduga berasal dari keran minyak (valve) yang dibuka oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Manajer Komunikasi PT Chevron Pacific Indonesia, Danya Dewanti, menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan aparat kepolisian setempat untuk menyelidiki insiden ini. "Untuk penanganan kejadian, kami langsung melakukan penyelidikan terhadap kasus ini," ujarnya pada Minggu, 27 Mei 2018.
Lebih lanjut, Danya menyampaikan bahwa Chevron telah mengambil langkah-langkah untuk mengisolasi kebocoran tersebut. Ia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dan rumah penduduk tidak terkena tumpahan minyak akibat insiden tersebut. "Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait guna melindungi masyarakat dan lingkungan sekitar. Pada Sabtu pukul 24.00 WIB, tumpahan minyak telah berhasil dihentikan," tambahnya.
Setelah tumpahan minyak dihentikan, Chevron segera melakukan pembersihan. Danya mengungkapkan bahwa proses pembersihan dimulai sejak kejadian dan telah selesai pada Sabtu subuh. "Pada pukul 03.00 WIB, tumpahan minyak telah berhasil dibersihkan dengan cara divakum," jelasnya.
Chevron juga mengimbau masyarakat setempat untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan lingkungan. "Kami mengimbau semua pihak untuk turut menjaga fasilitas operasi migas yang merupakan aset negara. Dukungan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan operasi migas yang aman, andal, dan ramah lingkungan," pungkasnya.
Sebelumnya, kejadian tumpahan ini menggegerkan masyarakat sekitar, terutama setelah terdengar suara dentuman yang mirip ledakan pada pukul 21.30 WIB, sesaat setelah mereka melaksanakan sholat tarawih. Semburan minyak mentah berwarna hitam dilaporkan melambung hingga 25 hingga 30 meter ke udara. Insiden serupa juga pernah terjadi beberapa bulan sebelumnya di pemukiman masyarakat di sekitar Simpang ABC, Jalan Lintas Duri-Dumai, Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis.
Syukurlah, arah angin tidak mengarah ke pemukiman sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, lahan pertanian dan kebun kelapa sawit milik warga terkena genangan minyak yang membentuk area menyerupai danau. Salah seorang warga, Yudi, menceritakan, "Yang pertama terdengar suara ledakan dan dibarengi dengan suara mirip gemuruh hujan, dan dari pipa tampak semburan minyak setinggi 25 hingga 30 meter." Kejadian ini langsung dilaporkan ke pihak perusahaan dan keamanan Chevron.




