Pemerintah Fokus Kembangkan Mobil Nasional dalam RKP 2027
Sumber Foto: Kompas.com
Nasional

Pemerintah Fokus Kembangkan Mobil Nasional dalam RKP 2027

Warta News Day - Kompas.com, 7 Mei 2026, 17:21 WIB

Add on Google

Ruly Kurniawan,

Azwar Ferdian

Tim Redaksi

Lihat Foto

Proyek mobil nasional I2C yang digarap oleh PT Teknologi Militer Indonesia (TMI)(Dok. Italdesign.it)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mulai menyusun arah pembangunan nasional untuk 2027 melalui Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang menjadi bagian tahun ketiga pelaksanaan RPJMN 2025-2029.

Dalam rancangan tersebut, ada 56 program prioritas nasional yang dibagi ke dalam delapan klaster utama Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN).

Sejumlah program yang berkaitan dengan sektor otomotif dan transportasi ikut masuk dalam daftar prioritas. Mulai dari percepatan kendaraan listrik, mandatori bahan bakar nabati, hingga rencana pengembangan mobil nasional.

Baca juga: Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki, PR Sistem Keselamatan Transportasi

Dok. DPR-RI Kendaraan Maung MV3 Garuda Limousine yang digunakan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri sidang tahunan MPR-RI, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, mengatakan delapan klaster tersebut disusun sebagai arah pembangunan nasional untuk memperkuat kemandirian bangsa.

“PKPN ini dilaksanakan melalui delapan klaster utama dengan total 60 program untuk memperkuat kemandirian bangsa,” ujar Rachmat dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat (Rakorbangpus) RKP 2027 yang disiarkan daring, Kamis (7/5/2026).

Pada klaster kemandirian energi dan air, pemerintah menargetkan penerapan mandatori biodiesel B50 dan bioetanol E20. Selain itu, ada pula program konversi enam juta sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik.

Di sektor industri, pemerintah kembali memasukkan proyek mobil nasional dan motor nasional dalam agenda hilirisasi dan industrialisasi. Selain itu, pengembangan industri semikonduktor serta ekosistem industri kedirgantaraan juga menjadi fokus.

Sementara pada sektor infrastruktur, pemerintah menyiapkan pengembangan jaringan kereta api nasional dan pembangunan giant sea wall. Program pembangunan tiga juta rumah juga tetap dilanjutkan, terdiri dari satu juta rumah baru dan dua juta renovasi rumah.

Baca juga: Heboh Harga Asli Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax

Screenshot/YouTube Kompas TV Presiden Prabowo Subianto menyapa warga dari atas mobil Maung Garuda Indonesia-1 usai menjalani proses pelantikan di gedung DPR/MPR, Minggu (20/10/2024).

Secara keseluruhan, berikut delapan klaster prioritas dalam RKP 2027:

1. Kedaulatan Pangan

- 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih

- 4.582 Kapal Ikan Modern

- 40.000 Lokasi Budidaya Ikan Darat Tematik

- Revitalisasi Tambak Nila Salin 14.090 Ha di Pantura

- Modeling dan Replikasi 2.000 Ha Tambak Udang Terintegrasi

- 2.000 Ha Kawasan Sentra Industri Garam Nasional

- Pengembangan Kawasan Pangan Terintegrasi

- Pengembangan Kawasan Perkebunan (Sawit, Tebu, Kakao, Kelapa, Kopi, Jambu Mete, Rempah)

- Peningkatan Produksi Daging, Susu, dan Telur

2. Kemandirian Energi dan Air

- Mandatori Biodiesel 50 (B50)

- Mandatori Bioetanol 20 (E20)

- Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GW

- Implementasi Standar Kinerja Energi Minimum (SKEM)

- Konversi 6 Juta Unit Motor BBM ke Motor Listrik

- Pembangunan Jaringan Gas Kota (Jargas) untuk 1 Juta Sambungan Rumah (SR)

- Peningkatan Lifting Minyak dan Gas Bumi

- 10 Small Scale Green Modular Refinery and 6 Storage (Deployable Mass Model)

- Eksplorasi 10 Blok Migas Baru

- Elektrifikasi 10.000 Desa

- Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)

- PLTA Skala Besar Terintegrasi

- Kompor Listrik untuk 2-5 Juta Rumah Tangga

- Optimalisasi 45.000 Sumur Minyak Masyarakat

- Optimalisasi Lifting di 13.824 Sumur Tua

- Swasembada Air

3. Pendidikan

- Makan Bergizi Gratis Anak Sekolah

- Revitalisasi Sarana dan Prasarana Sekolah/Madrasah

- Bantuan Perlengkapan Sekolah

- 500 Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT)

- Studio Guru

- Digitalisasi Pendidikan (2 Juta Papan Interaktif Digital)

- 20 Sekolah Garuda Baru, 80 Sekolah Garuda Transformasi

- 514 Sekolah Rakyat

- 10 Universitas Baru: Medical University berbasis STEMM

- 500.000 Lulusan SMK Go Global

- Akademi Olahraga Nasional dan Pusat Pelatihan Nasional

- Peningkatan Kesejahteraan Guru, Transfer Langsung Tunjangan

- Perlindungan Anak di Ruang Digital melalui PP TUNAS

Baca juga: Alasan Bagian Depan Mobil Harus Hancur saat Tabrakan

4. Kesehatan

- Makan Bergizi Gratis Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

- 66 Rumah Sakit Upgrade

- Pemeriksaan Kesehatan Gratis

- Penuntasan Tuberkulosis

5. Hilirisasi dan Industrialisasi

- Hilirisasi Industri Strategis (18 Proyek)

- Mobil Nasional

- Motor Nasional

- Ekosistem Industri Kedirgantaraan

- Pengembangan Industri Semikonduktor

6. Infrastruktur, Perumahan dan Ketahanan Bencana

- Giant Sea Wall

- Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera

- Gerakan ASRI (Gentengisasi, Pengendalian Sampah, Penghijauan)

- 3 Juta Rumah: 1 Juta Rumah Baru & 2 Juta Renovasi Rumah

- Pengembangan Jaringan Kereta Api Nasional

7. Ekonomi Kerakyatan dan Desa

- 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

- Percepatan Pembangunan Daerah 3T

8. Penurunan Kemiskinan

- PRO-KESRA Bantuan Sosial Terintegrasi

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

mobil nasional

prabowo subianto

mobil listrik

kendaraan listrik

B50

Presiden RI Prabowo Subianto

E20

mobnas

Lihat Otomotif Selengkapnya

Harley-Davidson Siapkan Motor Murah, Harga di Bawah Rp 200 Juta

Diskon Motor Sport Honda Mei 2026, Tembus Rp 2 Juta

Bahas Desain Toyota Vios Hybrid, Punya Sentuhan Modern

Sisa Toyota Yaris GR, Cek Harga Hatchback Mei 2026

Ingat, Telat Perpanjang SIM Sehari Langsung Hangus dan Harus Buat Baru

Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

Pabrik BYD di Subang Kebakaran, Manajemen Buka Suara

News

04/06/2026, 20:30 WIB

DCVI-MTU Berkolaborasi: Solusi Kendaraan Niaga Unggul di Indonesia

Niaga

04/06/2026, 19:21 WIB

Auto2000 Tahan Kenaikan Suku Cadang, Fast Moving Jadi Prioritas

News

04/06/2026, 19:01 WIB

SUV Baru DFSK Tanpa Kamuflase, Sinyal Peluncuran Dalam Waktu Dekat

News

04/06/2026, 18:50 WIB

Daftar Harga MPV Listrik Juni 2026, Xpeng Naik Harga

News

04/06/2026, 18:41 WIB

Solusi Redam Limbung SUV dan MPV, Kuncinya di Suspensi

Aksesoris

04/06/2026, 18:37 WIB

Jetour T1 Punya Dua Pilihan Mesin, Ini Perbedaan Tipe ICE dan PHEV

Produk

04/06/2026, 18:21 WIB

Spesifikasi Motor Listrik MBG yang Jadi Sorotan, Emmo JVX GT dan JVH Max

News

04/06/2026, 18:13 WIB

Tech3 KTM Bidik Pebalap Moto2 buat MotoGP 2027

Sport

04/06/2026, 18:12 WIB

Toyota Serahkan 3 Kijang Innova Ambulans

News

04/06/2026, 18:04 WIB

Harga Oli Resmi Toyota Belum Naik, Auto2000 Pantau Dollar

News

04/06/2026, 18:01 WIB

Cek Daftar Harga Motor Bebek Juni 2026, MX King dan Satria Pro Naik

Motor

04/06/2026, 17:40 WIB

Jetour T2 Diklaim Terjual Lebih dari 1.000 Unit

News

04/06/2026, 17:22 WIB

Cek Harga MPV Bekas Juni 2026: Honda Freed mulai Rp 100 Jutaan

News

04/06/2026, 17:12 WIB

Iannone Tantang Stoner dan Rossi Balapan Harley-Davidson

Sport

04/06/2026, 16:21 WIB

1

2

3

Next

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app