KP2SPT Serukan Konsolidasi Pemekaran DOB di Sumut Menuju Agenda Nasional
Sumber Foto: sumutcyber.com
Nasional

KP2SPT Serukan Konsolidasi Pemekaran DOB di Sumut Menuju Agenda Nasional

Warta News Day - Medan – Ketua Komite Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur (KP2SPT), Muslim Simbolon, mengajak seluruh panitia pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di Sumatera Utara untuk bersatu dan menyusun langkah bersama menuju pemerintah pusat.

Ia memastikan akan mengundang panitia pemekaran dari sejumlah wilayah, seperti Sumatera Tenggara, Tapanuli, Kepulauan Nias, dan Sumatera Pantai Timur, guna membangun konsolidasi kolektif.

Baca Juga:

13 Tahun Diperjuangkan, Pemekaran Sumatera Pantai Timur Siap Diuji di Hadapan Gubernur

Tidak Ada Pemekaran Daerah Hingga Akhir 2024

Harry Lontung Siregar Diberi Amanah Pimpin Percepatan Pemekaran Sumatera Tenggara

“Tidak bisa lagi jalan sendiri-sendiri. Ini kebijakan pusat, kita harus satu barisan,” kata Muslim, di Medan, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, konsolidasi diperlukan karena moratorium pemekaran daerah masih berlaku. Karena itu, strategi utama adalah mendorong seluruh usulan DOB dari Sumatera Utara masuk dalam dokumen perencanaan pembangunan nasional, khususnya penataan wilayah.

“Target kita jelas, masuk dulu dalam rencana strategis penataan wilayah. Dari situ baru terbuka peluang pencabutan moratorium,” ujarnya.

Muslim mengaku telah menangkap sinyal positif dari pemerintah pusat. Dalam kunjungannya ke Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Daerah, kajian akademik pemekaran Sumatera Pantai Timur disebut mendapat respons baik.

Salah satu indikator yang menguatkan adalah pertumbuhan ekonomi wilayah calon provinsi tersebut yang mencapai 7,2 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,4 persen.

“Kalau di atas rata-rata nasional, artinya secara ekonomi layak,” katanya.

Ia juga diarahkan untuk melanjutkan komunikasi ke Direktorat Perencanaan Pengembangan Wilayah di Kementerian Dalam Negeri.

Namun, Muslim menegaskan bahwa kelayakan teknokratis saja tidak cukup. Faktor politik tetap menjadi penentu utama keberhasilan pemekaran.

“Bukan lagi soal Sumatera Pantai Timur, Tapanuli, atau Nias. Ini soal bagaimana Sumatera Utara bicara satu suara di hadapan pemerintah pusat,” tegasnya.

Saat ini, empat calon DOB—Sumatera Pantai Timur, Sumatera Tenggara, Tapanuli, dan Kepulauan Nias—telah masuk dalam usulan ke Jakarta. Namun tanpa konsolidasi, peluang realisasinya dinilai kecil.

Selain itu, KP2SPT juga membuka peluang dialog dengan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, untuk menyamakan arah kebijakan daerah terkait pemekaran.

Muslim menilai pemekaran sejalan dengan agenda nasional dalam mempercepat pembangunan dan mendekatkan pelayanan publik.

“Penataan wilayah adalah kunci, dan itu tidak bisa dilepaskan dari pemekaran,” katanya.

Ia menargetkan undangan konsolidasi kepada seluruh panitia pemekaran segera dilayangkan dalam waktu dekat sebagai langkah awal sebelum bergerak bersama ke Jakarta. (SC08)

Komite Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur Pemekaran Daerah

Ikuti Kami

Navigasi pos

Pos sebelumnya Bobby Nasution Ingatkan BPJS Kesehatan Tetap Utamakan Kualitas Layanan

Pos berikutnya Dari Ide Ke Panggung, Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Profesionalisme dan Ekosistem Seni Indonesia

Jangan Lewatkan

Dua Pelaku Penganiayaan Pasutri Ditangkap, Gerak Cepat Tim JCS dan Resmob Satreskrim Polrestabes Medan Dipuji Netizen

UMSU Seleksi 1.219 Calon Mahasiswa Internasional dari 50 Negara

Aplikasi SRIKANDI Diluncurkan di Medan

Tindak Tegas Tempat Hiburan Terlibat Narkoba dan Tak Lengkapi Izin

Rico Waas Puji Film ‘Samudera’ Karya Anak Medan

Dukung Program Tiga Juta Rumah, Bobby Nasution Minta OJK Perkuat Sinergi di Sumut