Pelayanan Imigrasi Jambi Maksimal Selama Ramadhan
Kota Jambi (ANTARA) - Kantor Wilayah Imigrasi Jambi memastikan pelayanan publik terhadap masyarakat tetap maksimal selama Ramadhan berlaku di seluruh kantor imigrasi di wilayah Provinsi Jambi.
"Kita terus komitmen untuk terus memberikan pelayanan publik yang maksimal, meski sedang menjalankan ibadah puasa, jajaran Imigrasi memastikan intensitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak akan berkurang," kata Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Jambi, Petrus Teguh Aprianto, di Jambi, Jumat.
Ia menjelaskan, selama Ramadhan terdapat sedikit perubahan pada jam kerja operasional kantor guna menyesuaikan dengan aturan pemerintah selama bulan puasa.
Penyesuaian ini dilakukan agar pelayanan tetap berjalan efektif sekaligus menghormati waktu ibadah bagi para pegawai dan masyarakat.
Ia merinci, selama Ramadhan terdapat perubahan jadwal operasional pelayanan, dengan ketentuan Senin hingga Kamis pelayanan dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pada jam 15.00 WIB.
Untuk hari Jumat, pelayanan di mulai pukul 08.00 WIB dengan waktu penutupan sedikit lebih panjang, yakni pukul 15.30 WIB.
Lanjut dia, pihak Imigrasi menekankan meski ada penyesuaian jam kerja, seluruh sistem pelayanan berbasis teknologi tetap beroperasi penuh. Salah satunya adalah layanan Aplikasi Paspor Online (M-Paspor).
Untuk itu, masyarakat di seluruh Provinsi Jambi dan sekitarnya tetap dapat melakukan pendaftaran, pemilihan jadwal, hingga proses administrasi lainnya melalui aplikasi tanpa ada gangguan atau perubahan prosedur.
Kebijakan ini diambil berdasarkan arahan dari pemerintah pusat dan pimpinan kementerian. Fokus utama dari penyesuaian itu adalah untuk menjaga keseimbangan antara kewajiban ibadah dan tanggung jawab profesional sebagai pelayan masyarakat.
Imigrasi Jambi mengimbau bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen keimigrasian untuk tetap datang tepat waktu dan memanfaatkan layanan dalam jaringan (daring) guna mempercepat proses birokrasi.
Dengan semangat Ramadhan, seluruh jajaran petugas di wilayah Jambi berkomitmen untuk tetap memberikan senyum, sapa, dan pelayanan terbaik bagi setiap pemohon yang datang.
"Semua kegiatan tetap normal. Pelayanan M-Paspor dan pendaftaran lainnya tidak ada perubahan sama sekali, tetap mengikuti prosedur yang sudah ada," jelas Petrus Teguh.




