Pelatihan Pertanian di Sambas: Upaya Menciptakan Lapangan Kerja dan Kesejahteraan Masyarakat
Pendahuluan
Wakapolres Sambas, Kompol Hoerrudin, melaksanakan pelatihan pertanian sebagai bagian dari program "Cinta Sambas". Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Lokasi dan Metode Pelatihan
Pelatihan berlangsung di SMKN 1 Teluk Keramat dan melibatkan lahan seluas 10 hektare yang akan berfungsi sebagai percontohan untuk penanaman jagung. Kompol Hoerrudin menyatakan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk menciptakan pekerjaan, tetapi juga untuk memberikan manfaat bagi sekolah, guru, siswa, dan masyarakat di sekitar lokasi.
Rencana dan Target Produksi
Menurut Kompol Hoerrudin, tahap awal akan melibatkan pengolahan lahan, dengan target agar penanaman dapat dimulai pada akhir Agustus. Dalam pelatihan ini, diharapkan produksi jagung mencapai 5-6 ton per hektare.
Pasar dan Harga
Kompol Hoerrudin juga menginformasikan bahwa terdapat beberapa pihak yang bersedia membeli hasil panen jagung tersebut, dengan harga yang kompetitif sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres). Ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi petani serta memberikan jaminan ekonomi bagi mereka yang terlibat dalam program ini.
Kesimpulan
Inisiatif pelatihan pertanian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Sambas, tidak hanya dalam hal penciptaan lapangan kerja, tetapi juga dalam peningkatan taraf hidup melalui pertanian yang berkelanjutan.




