Menlu Sugiono Diharapkan Perkuat Diplomasi Perdamaian Global di Tengah Ancaman Perang Dunia
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyebut Menlu Sugiono bisa berperan untuk membawa isu perdamaian di level global. Foto: Ricardo/JPNN.com
jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyebutkan perang dunia ketiga memang bisa saja pecah seperti yang dikhawatirkan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dia berkata demikian saat ditanya awak media soal pernyataan SBY yang bilang perang dunia ketiga bisa saja terjadi.
"Dengan catatan, kalau masing-masing negara tidak bisa mengekang nafsu untuk bertempurnya," kata Kang TB sapaan TB Hasanuddin saat dihubungi, Selasa (20/1).
Baca Juga:
PDIP Jadi Partai Penyeimbang, Pengamat: Tidak Setajam pada Era Presiden SBY
Legislator fraksi PDI Perjuangan itu menyadari Indonesia sulit sendirian berperan mencegah terjadinya perang dunia ketiga.
Namun, kata Kang TB, Indonesia setidaknya bisa berperan menggelorakan isu perdamaian dan perang bukan solusi terhadap masalah bangsa di dunia.
"Melalui apa? Melalui kegiatan diplomasi. Diplomasi, kita punya perwakilan di PBB, ya, itu disampaikan peran PBB dalam perdamaian dunia," lanjut eks Sesmilpres itu.
Baca Juga:
SBY Pastikan Matahari Partai Demokrat Hanya AHY
Kang TB pun menyoroti pentingnya peran Presiden RI Prabowo Subianto dan Menlu Sugiono untuk mencegah perang dunia ketiga seperti dikhawatirkan SBY.
"Presiden dan Menlu itu, peran Menlu itu sangat dominan juga untuk menggerakkan ini," ujar dia.
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyebut Menlu Sugiono bisa berperan untuk membawa isu perdamaian di level global.
1
2
Next
Last »
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News
Buka Komentar
TAGS perang dunia TB Hasanuddin menlu sugiono Presiden Prabowo Subianto
BERITA TERKAIT
Hadiri Pernikahan El Rumi & Syifa Hadju, Prabowo: Alhamdulillah Baik Semua, Lancar
Menghadap Prabowo, Kapolri Listyo Laporkan Sejumlah Program Strategis
Konon, Indonesia Bisa Kena Boikot Internasional Jika Paksa Pungut Pajak di Selat Malaka
Menlu Sugiono Sebut Iran Beri Syarat Jika Kapal Pertamina Ingin Melewati Selat Hormuz
Menlu Sugiono Ungkap Penyebab Sulitnya Kapal Indonesia Melewati Selat Hormuz
Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Negosiasi Berjalan Alot




