Kustini-Danang Menang dalam Pilkada Sleman 2020 Versi Hitung Cepat
Sumber Foto: warta jogja
Warta Cepat

Kustini-Danang Menang dalam Pilkada Sleman 2020 Versi Hitung Cepat

Pada Rabu, 9 Desember 2020, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman nomor urut 3, Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa, berhasil unggul dalam Pilkada 2020 berdasarkan hasil hitung cepat tim pemenangan mereka. Pasangan ini meraih 38,7 persen suara, yang setara dengan sekitar 213.126 suara dari total 2.124 tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Sleman.

Kustini dan Danang diusung oleh dua partai yang memiliki kekuatan di parlemen, yaitu PDI Perjuangan dan PAN, serta didukung oleh dua partai non-parlemen, yaitu Partai Demokrat dan Gelora. Mereka berhasil mengalahkan dua pasangan calon lainnya: Danang Wicaksana Sulistya dan Agus Choliq, yang memperoleh 30,1 persen suara (sekitar 166.394 suara), serta Sri Muslimatun dan Amin Purnama yang mendapatkan 31,1 persen suara (sekitar 171.306 suara).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman mencatat jumlah daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pilkada 2020 sebanyak 792.924 orang. Ketua Tim Pemenangan Kustini-Danang, Totok Hedi Santoso, menegaskan bahwa kemenangan ini didasarkan pada sistem hitung cepat yang mereka miliki.

Kustini menyatakan bahwa setelah kemenangan ini, pihaknya akan merangkul semua rival dan berkomitmen untuk membangun Sleman bersama-sama. “Kami tetap pada prinsip kami, jika menang rangkul semua sesarengan mbangun (bersama membangun) Sleman,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa siapapun yang terpilih sebagai bupati dan wakil bupati nantinya, masyarakat Sleman tetap menjadi pemenang. “Karena rakyat yang menentukan pilihannya secara sadar dan tanpa paksaan, walaupun saat masa pandemi seperti ini partisipasi tetap tinggi,” kata Kustini.

Kustini juga berjanji bahwa ketika memimpin Sleman, mereka tidak akan membeda-bedakan rakyat dalam pelayanan. “Jabatan yang diemban adalah amanah rakyat, bukan kepentingan golongan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat masyarakat selama kampanye yang berlangsung selama dua bulan. “Kami yakin dengan kegembiraan menyambut Pilkada ini, seluruh masyarakat akan menerima seluruh hasil dengan senang,” tambah Kustini.

Suami Kustini, Sri Purnomo, yang merupakan Bupati Sleman saat ini, menyoroti tantangan yang akan dihadapi calon bupati selanjutnya, terutama dalam menangani kesehatan masyarakat terkait pandemi Covid-19. “Sleman merupakan kabupaten yang kasus penularannya masih tertinggi di provinsi DIY,” ujarnya.

Dia juga menyebutkan bahwa meskipun vaksin Covid-19 telah tersedia, tidak semua warga dapat divaksin, karena vaksinasi hanya untuk warga yang berusia 18 hingga 59 tahun.