Kerja Sama Indonesia-AS Kembangkan Ekosistem Semikonduktor Ciptakan 5.000 Lapangan Kerja
Sumber Foto: Liputan6.com
Ekonomi

Kerja Sama Indonesia-AS Kembangkan Ekosistem Semikonduktor Ciptakan 5.000 Lapangan Kerja

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan Indonesia dan Amerika Serikat (AS) telah memandantangi Joint Development Agreement (JDA) pengembangan ekosistem semikonduktor tahap pertama senilai USD 4,89 miliar.

Investasi ini diperkirakan akan menciptakan sekitar 5.000 lapangan pekerjaan terampil, sekaligus mempercepat transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia nasional. Pekerjaan yang tercipta akan berfokus pada bidang rekayasa, manufaktur wafer, teknologi material maju, serta sistem energi generasi baru yang memiliki nilai tambah tinggi dan dampak jangka panjang bagi daya saing industri nasional.

Kerja sama tersebut melibatkan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri (KI) WIRARAJA Green Renewable Energy & Smart Eco Industrial Park (GESEIP) yang digarap oleh PT Galang Bumi Industri (GBI) sebagai pihak pelaku usaha Indonesia, serta perusahaan Amerika Serikat Essence Global Group, LLC. dan Tynergy Technology Corp sebagai mitra strategis pengembang teknologi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pengembangan ekosistem semikonduktor merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperdalam struktur industri dan meningkatkan daya saing Indonesia dalam rantai nilai global. Indonesia tidak lagi diposisikan hanya sebagai pasar teknologi, tetapi sebagai basis produksi dan pengembangan teknologi strategis.

“JDA ini bukan sekadar investasi finansial. Ini adalah bagian dari reposisi strategis Indonesia dalam arsitektur industri global. Kita ingin memastikan Indonesia menjadi bagian dari rantai nilai semikonduktor dunia, memperkuat kemandirian industri, dan meningkatkan daya tawar dalam rantai pasok global,” ujar Menko Airlangga, Rabu (25/2/2026).

Perkuat Posisi Indonesia Dalam Rantai Pasok Teknologi Global

Kesepakatan ini dinilai menjadi langkah konkret Indonesia untuk memperkuat posisinya dalam rantai pasok teknologi global dan mempercepat transformasi menuju industri bernilai tambah tinggi.

Kolaborasi tersebut diharapkan akan membuka akses Indonesia terhadap teknologi frontier sekaligus mempercepat penguatan ekosistem inovasi nasional.

Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah untuk memastikan setiap kemitraan internasional memberikan manfaat nyata berupa penciptaan lapangan kerja berkualitas, penguasaan teknologi, dan percepatan transformasi ekonomi nasional menuju industri berteknologi tinggi dan berkelanjutan.