Kementerian Kolaborasi Dorong Pertumbuhan Industri Olahraga Nasional
Nilai ekspor alat olahraga mencapai ratusan juta dolar AS dan masih bisa bertumbuh.
Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Ahmad Fikri Noor
Foto: Republika/Thoudy Badai
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri dan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat (kiri-kanan) berbincang saat menghadiri acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 di GBK Arena, Jakarta, Ahad (7/12/2025).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, mengatakan potensi besar sektor industri olahraga. Oleh karena itu, Faisol mendukung penuh langkah Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, memperkuat ekosistem industri olahraga nasional.
"Nilai ekspor alat industri olahraga itu 4,3 persen atau sekitar 222 juta dolar AS," ujar Faisol saat menghadiri Indonesia Sport Summit 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Ahad (7/12/2025).
Baca Juga
Menpora Erick Thohir: Deregulasi Kementerian Bisa Tingkatkan Ekonomi 0,78 Persen
Erick Thohir Jadikan ISS Momentum Perkuat Industri Olahraga Nasional
Buka ISS 2025, Menpora Erick Thohir Tegaskan Indonesia Harus Ambil Bagian di Industri Olahraga Dunia
Faisol menyebut nilai tersebut masih berpotensi meningkat ke depan. Ia mengatakan industri olahraga Indonesia saat ini berada pada level kompetitif dengan Vietnam dan Meksiko untuk pasar Amerika Serikat (AS).
"Ekspor terbesar alat-alat olahraga kita ke Amerika, walau Amerika beberapa waktu lalu sempat menutup ekspor negara lain tapi perlahan mulai membaik," ucap Faisol.
Faisol mengatakan Indonesia bisa memanfaatkan momentum di balik ketegangan antara AS dengan China. Ia mengatakan produk-produk alat olahraga dari Negeri Tirai Bambu tersendat masuk pasar AS akibat ketegangan geopolitik.
"Mereka melihat tempat-tempat seperti Indonesia untuk melakukan relokasi pabrik. Tercatat terakhir (ada) sembilan perusahaan (dari Cina mau relokasi ke Indonesia)," kata Faisol.
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, mendukung kolaborasi Kementerian UMKM, Kemenpora, dan Kemenperin menetapkan TKDN tertentu sebagai syarat izin edar produk olahraga. Maman menyampaikan langkah tersebut bertujuan melindungi produk lokal.
"Kalau dari potensi nilai, dalam satu tahun itu rata-rata Rp 40 triliun di sektor olahraga. Artinya kalau ini bisa diserap oleh produk domestik kita, ini kan luar biasa positif," ujar Maman.
Maman meyakini syarat tersebut mampu membendung banjirnya produk-produk dari luar negeri. Ia mengatakan perlindungan terhadap produk lokal dan UMKM menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah.
"Di sisi hulu juga harus ditahan, jangan sampai produk-produk yang dari luar ini, impor ini masuk dengan merajalela. Akhirnya membanjiri market domestik kita," lanjut Maman.
Maman mengatakan serbuan produk impor berdampak negatif terhadap keberlangsungan UMKM. Ia menyebut importasi produk-produk tersebut membuat pelaku UMKM tidak mampu bersaing.
"Nah ini yang lagi mau kita coba tahan. Jadi Mas Erick (Thohir) tetap mendorong kebijakan pro kepada sektor olahraganya, industri olahraganya dengan Kemenperin, kita jaga juga UMKM-nya sambil kita sterilisasi market domestik," kata Maman.
Ikuti Whatsapp Channel Republika
Advertisement
menpora
erick thohir
indonesia sport summit
industri olahraga
kemenperin
umkm
Berita Terkait
Sepakbola - 01 January 1970, 07:00
Sentuhan Adat Ternate pada Torch Relay Asian Para Games
Esgnow - 29 April 2026, 17:58
Menteri UMKM Bersama PNM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pulau Rinca
Ekonomi Syariah - 29 April 2026, 17:57
Garap Segmen Urban, Bank BSN Relokasi Kantor Layanan di Tangerang
News - 28 April 2026, 12:16
Bonus Negara Dongkrak Kesejahteraan Atlet, Menpora Erick: Bukti Nyata Kehadiran Negara
News - 27 April 2026, 21:34
Kemenpora Targetkan 300 Pelatih Olahraga Disabilitas Bersertifikat
Esgnow - 24 April 2026, 21:22
Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar
Ekonomi - 23 April 2026, 11:28
UMKM Perempuan Jadi Motor Ekonomi, Pemerintah Perkuat Digitalisasi dan KI
News - 22 April 2026, 21:17
Menpora Paparkan Rencana Akademi Olahraga Nasional ke Presiden Prabowo
Berita Lainnya
Ameera - Jumat , 01 May 2026, 14:40 WIB
Brand Teknologi Lokal Kian Kompetitif di Tengah Gempuran Global
Ameera - Jumat , 01 May 2026, 14:22 WIB
Pentingnya Sertifikasi Halal untuk Jawab Kebutuhan Gaya Hidup Muslim di Indonesia
Ameera - Kamis , 30 Apr 2026, 22:15 WIB
Menggugat Nurani di Balik Tragedi Kekerasan Daycare
Ameera - Kamis , 30 Apr 2026, 21:00 WIB
Festival Film Pendek Angkat Praktik Pemberdayaan Komunitas
Ameera - Kamis , 30 Apr 2026, 19:29 WIB
Konser World Tour BTS Picu Lonjakan Fantastis Pariwisata di Korea Selatan




