Juwairiyyah: Alumnus LPDP Berdayakan Ekonomi Indonesia Melalui Bisnis
Sumber Foto: Kompas.com
Ekonomi

Juwairiyyah: Alumnus LPDP Berdayakan Ekonomi Indonesia Melalui Bisnis

Warta News Day - KOMPAS.com - Bagi banyak orang, mendapatkan kesempatan berkuliah di luar negeri dengan beasiswa penuh adalah tiket untuk membangun karier internasional yang mapan.

Namun, bagi Juwairiyyah Jafar, seorang alumnus beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), ia memilih pulang untuk memanfaatkan ilmu yang didapat dalam memberdayakan ekonomi Indonesia.

Juwairiyyah merupakan lulusan Lancaster University, Inggris. Meski di angkatannya belum ada kewajiban ketat untuk pulang (skema 2N+1), ia memilih kembali ke Indonesia karena merasa memiliki tanggung jawab moral sebagai penerima beasiswa negara.

Sebelum terbang ke Inggris, Juwairiyyah sebenarnya telah memiliki karier yang solid selama hampir 5 tahun di sebuah perusahaan multinasional di Jakarta, di mana ia mengelola strategi pemasaran untuk jenama-jenama besar.

Keinginan untuk meningkatkan kompetensi di bidang bisnis akhirnya mendorongnya mendaftar LPDP pada tahun 2015.

“Karena aku background-nya bekerja di bagian strategi marketing untuk beberapa brand seperti Sunsilk, Rinso, Molto, dan seterusnya, ya. Jadi kayak pengin aja kompetensiku ini somehow lebih banyak lah untuk Indonesia, khususnya di bagian membangun bisnis di Indonesia,” ungkapnya kepada Kompas.com, Selasa (24/2/2026).

Bertolak ke Inggris dan ukir prestasi

Meski sempat menunda keberangkatan selama 1 tahun karena faktor kehamilan, Juwairiyyah akhirnya bertolak ke Inggris pada tahun 2017 bersama suami dan anaknya untuk menempuh studi magister.

Ia mengambil Jurusan Digital Business and Innovation Management, sebuah bauran ilmu antara strategi bisnis dengan teknologi modern seperti AI dan blockchain.

“Jadi memang kombinasi antara fakultas bisnis dan fakultas teknologi,” ujarnya.

Selama masa studinya di Britania Raya, ia berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih peringkat pertama dalam ajang hackathon tingkat distrik.

“Kita 2 hari merumuskan sebuah ide bisnis dan aplikasi untuk membantu menyelesaikan masalah pariwisata di Inggris,” terangnya.

Bersama timnya, ia merumuskan solusi teknologi untuk membantu pemerintah lokal mengonservasi cagar alam sekaligus meningkatkan pengalaman wisatawan di Inggris.

“Aku backgroundnya bisnis dan teknologi. Jadi gimana teknologi bisa memberikan experience yang lebih baik bagi pariwisata di Lake District, namanya daerahnya,” kenangnya.

Tak cukup mengukir prestasi saat kuliah, ia juga berhasil menyelesaikan studinya dengan predikat Distinction (setara dengan Cumlaude).

Pulang karena “tanggung jawab moral”

Hal yang menarik dari kisah Juwairiyyah adalah keputusannya untuk pulang ke Indonesia pada saat regulasi LPDP belum seketat sekarang.