Industri Olahraga Diharapkan Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia
Sumber Foto: Merdeka.com
Olahraga

Industri Olahraga Diharapkan Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia

Menpora Erick Thohir yakin Industri Olahraga akan menjadi komponen penting pertumbuhan ekonomi Indonesia, didukung potensi besar dan event seperti ISS 2025.

17:20:00

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyatakan keyakinannya bahwa sektor industri olahraga akan menjadi pendorong signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Pernyataan ini disampaikan di Jakarta pada Sabtu, 6 Desember, menyoroti potensi besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. Optimisme ini muncul di tengah upaya pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ambisius.

Erick Thohir menjelaskan bahwa komponen pertumbuhan ekonomi Indonesia masih sangat bergantung pada belanja pemerintah. Untuk mencapai target pertumbuhan 5-8 persen, diperlukan dorongan dari daya beli masyarakat dan investasi yang lebih kuat. Industri olahraga dipandang sebagai salah satu sektor yang mampu memberikan kontribusi substansial dalam dua komponen tersebut.

Oleh karena itu, Menpora menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan kegiatan ekonomi baru. Inisiatif seperti " sports industry" dan " sports tourism" diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang mendukung peningkatan ekonomi. Ajang seperti Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 disebut sebagai wadah strategis untuk mewujudkan harapan tersebut.

Potensi Besar Industri Olahraga Global dan Nasional

Industri olahraga global menunjukkan potensi ekonomi yang luar biasa besar, menjadi indikator kuat bagi prospek di Indonesia. Sebagai contoh, di Amerika Serikat, nilai industri ini mencapai 417 miliar dolar AS, berdasarkan data yang dirilis oleh konsultan keuangan Inggris Kearney pada 1 Juni 2025. Angka tersebut menggambarkan skala ekonomi yang dapat dihasilkan dari sektor olahraga.

Kearney bahkan memproyeksikan pertumbuhan industri olahraga dunia akan terus meningkat secara signifikan. Pertumbuhan rata-rata delapan persen per tahun diperkirakan akan membawa nilai industri ini menyentuh 602 miliar dolar AS pada tahun 2030. Proyeksi ini menunjukkan tren positif dan berkelanjutan dari sektor olahraga sebagai mesin ekonomi.

Di tingkat nasional, potensi industri olahraga juga tidak kalah menjanjikan. Menteri UMKM Maman Abdurahman sebelumnya memperkirakan bahwa industri olahraga di tanah air mengalami pertumbuhan sebesar Rp41 triliun per tahun 2024. Data ini mengindikasikan bahwa sektor ini sudah memiliki fondasi yang kuat untuk dikembangkan lebih lanjut.

Selain itu, Kementerian Perindustrian mencatat peningkatan ekspor alat olahraga yang menggembirakan. Selama periode Januari hingga Agustus, ekspor alat olahraga mengalami kenaikan sebesar 4,2 persen, dengan taksiran nilai mencapai 84,78 juta dolar AS. Angka-angka ini menegaskan bahwa industri olahraga bukan hanya berpotensi di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di kancah internasional.

ADVERTISEMENT

Strategi Menpora Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Olahraga

Menpora Erick Thohir secara tegas menyatakan bahwa pemerintah tidak boleh menyia-nyiakan peluang besar ini. "Sayang kalau kita enggak ada ambil peluang itu untuk pertumbuhan kita," ujarnya, menekankan urgensi untuk memanfaatkan potensi industri olahraga. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang di