Disparpora Bulukumba Lakukan Pembersihan GOR Matajang untuk Menjaga Kelayakan Fasilitas
Pada pagi yang lembap di Bulukumba, tepatnya di GOR Matajang, kegiatan pembersihan berlangsung pada Jumat, 24 April 2026. Dengan sinar matahari yang mulai menyinari lapangan, petugas mulai melaksanakan tugas mereka, termasuk menyapu, memotong rumput, dan mengumpulkan sampah plastik yang tergeletak di sudut tribun.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba, Hj. Hamrina Andi Muri, terlibat langsung dalam kegiatan ini, mengawasi dan berpartisipasi dalam proses pembersihan tanpa banyak instruksi. Kegiatan bersih-bersih ini merupakan bagian dari aksi serentak yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bulukumba di berbagai lokasi, termasuk Pantai Merpati. Aksi ini merupakan implementasi dari program Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI) yang digagas oleh Kementerian Dalam Negeri untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan ruang publik.
Pilihannya untuk memfokuskan pembersihan di GOR Matajang menunjukkan komitmen Disparpora Bulukumba dalam menjaga fasilitas olahraga yang menjadi aset penting bagi masyarakat. Hamrina menyatakan, “Kami ingin memastikan fasilitas olahraga ini bersih dan nyaman. Ini bagian dari tanggung jawab kami.”
GOR Matajang dikenal sebagai pusat aktivitas bagi masyarakat, baik untuk berolahraga maupun rekreasi. Setiap hari, banyak warga yang datang untuk berlari, bermain bola, atau sekadar berjalan santai di area tersebut. Dengan tingginya intensitas penggunaan, pemeliharaan fasilitas ini menjadi semakin penting.
Menurut laporan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, pemeliharaan rutin merupakan faktor kunci dalam menjaga umur pakai fasilitas olahraga. Tanpa perawatan berkala, kerusakan kecil dapat berkembang menjadi masalah besar yang memerlukan biaya perbaikan yang lebih tinggi.
Kegiatan pembersihan hari itu berlangsung tertib dan terorganisir. Pegawai dibagi menjadi beberapa kelompok kerja, masing-masing dengan tugas spesifik—ada yang membersihkan tribun, ada yang fokus pada lapangan, dan ada juga yang mengumpulkan sampah ke titik penampungan. Koordinasi dilakukan oleh kepala bidang dan kepala unit pelaksana teknis untuk memastikan setiap area terkelola dengan baik.




