Dinas Pendidikan Kota Tangerang Raih Nilai Tertinggi Pelayanan Publik di Banten
Sumber Foto: ANTARA News Banten
Sosial

Dinas Pendidikan Kota Tangerang Raih Nilai Tertinggi Pelayanan Publik di Banten

Tangerang (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kota Tangerang meraih nilai tertinggi untuk perangkat daerah se-Provinsi Banten dari Ombudsman terkait penilaian pelayanan publik.

"Dinas Pendidikan Kota Tangerang berhasil meraih predikat sangat baik dengan nilai 88,06 yang merupakan nilai tertinggi untuk perangkat daerah se-Provinsi Banten," kata Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten Fadli Afriadi di Tangerang, Sabtu.

Selain Dinas Pendidikan, RSUD Kota Tangerang dan Dinas Sosial juga meraih apresiasi melalui predikat Baik dengan nilai 80,5 dan 84,15.

"Capaian tersebut bukan sekadar predikat, melainkan refleksi atas komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik," ujar Fadli Afriadi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menuturkan capaian yang diraih merupakan bentuk konkret dari kepuasan dan kepercayaan masyarakat atas pelayanan publik di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan apresiasi atas pelayanan publik yang selama ini berjalan dengan sangat baik, khususnya dinilai sangat responsif menjawab kebutuhan masyarakat. Penghargaan ini menjadi bukti dari kepercayaan publik atas kinerja Dinas Pendidikan Kota Tangerang,” ujar Wahyudi.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menambahkan kualitas pelayanan publik tidak hanya diukur dari kepatuhan administrasi semata, tetapi juga dari tata kelola yang efektif, efisien, dan berbasis kepercayaan masyarakat.

"Pelayanan publik juga bukan tentang banyaknya aplikasi atau sistem yang dibangun, melainkan kemudahan masyarakat dalam mengakses hak dan kebutuhannya secara cepat, transparan, dan bebas dari pungutan liar. Oleh karena itu, opini ombudsman menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan,” kata Wali Kota Tangerang Sachrudin.

Pemerintah Kota Tangerang meraih opini ombudsman RI dengan kategori kualitas tinggi berdasarkan penilaian maladministrasi pelayanan publik tahun 2025.

Wali Kota menambahkan opini tersebut merupakan transformasi terbaru dalam sistem penilaian ombudsman yang kini lebih menitikberatkan pada aspek kepuasan masyarakat serta kepatuhan terhadap produk hukum ombudsman, seperti tindakan korektif, saran perbaikan, hingga rekomendasi yang telah diterbitkan.

Selain itu, capaian tersebut bukan sekadar predikat, melainkan refleksi atas komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Hasil opini yang disampaikan hari ini bukan sekadar angka atau predikat. Lebih dari itu, ini adalah cermin bagi kita semua. Alhamdulillah, kita berhasil meraih Opini Kualitas Tinggi. Ini menjadi tonggak penting untuk terus meningkatkan standar pelayanan ke level yang lebih tinggi lagi,” ujar Sachrudin.