Bupati Sidrap Tegaskan Dukungan pada Agenda Nasional di Penutupan Rakernas Apkasi
Sumber Foto: Merposnews.com
Nasional

Bupati Sidrap Tegaskan Dukungan pada Agenda Nasional di Penutupan Rakernas Apkasi

4

Bagikan

11

Melihat

Posting Bagikan Twit

SIDRAP, MERPOS – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) 2026 resmi ditutup di Hotel Aston Batam, Kepulauan Riau, Selasa (20/1/2026).

Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, hadir dalam penutupan Rakernas untuk meneguhkan komitmen pemerintah kabupaten mendukung agenda nasional.

Berita Lainnya

Jaga Daya Beli Jelang Idulfitri, Pemkab Sidrap Bersama Badan Pangan Nasional Turun Pantau Pasar

Sinergi Umara, Ulama, dan Pengusaha, Kunci Sukses Syaharuddin Alrif Membangun Sidrap

Safari Ramadan di Mario, Potret Kedekatan Pemkab Sidrap dan Warga

Penutupan Rakernas yang berlangsung sejak 18 Januari ini dilakukan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Dalam sambutannya, Tito mengapresiasi Apkasi sebagai asosiasi pemerintah daerah terbesar dengan 416 anggota kabupaten dan menekankan pentingnya organisasi ini sebagai jembatan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Apkasi menjadi wadah menyampaikan aspirasi daerah ke pusat sekaligus menyelaraskan program nasional agar berjalan seirama di daerah,” kata Tito.

Ia menambahkan, forum Rakernas juga menjadi momentum bagi para bupati untuk menginventarisasi persoalan spesifik di daerah dan mencari solusi bersama.

“Kolaborasi antara pusat dan daerah menjadi kunci percepatan pembangunan nasional di negara kepulauan seperti Indonesia,” tuturnya.

Ketua Umum Apkasi, Bursah Zarnubi, menegaskan rakernas sebagai ruang konsolidasi kebijakan agar program pusat dan daerah berjalan selaras.

“Dalam Rakernas ini disepakati komitmen pemerintah kabupaten untuk mendukung agenda nasional secara aktif,” ujar Bursah.

Ia juga memaparkan agenda strategis yang dibahas dalam rakernas antara lain penguatan ketahanan pangan, pengembangan infrastruktur dasar, optimalisasi dana desa dan fiskal daerah, serta penguatan manajemen talenta ASN.

Selanjutnya, percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem, penyusunan rekomendasi terkait revisi Undang‑Undang Pemerintahan Daerah, serta strategi pembangunan ekonomi lokal dan peningkatan pelayanan publik.

Sementara Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyebut forum ini penting untuk memperkuat peran kabupaten dalam mendukung pembangunan nasional berbasis kebutuhan daerah.

Wakil Ketua Umum Apkasi Koordinator Bidang Pangan ini menambahkan, rakernas menjadi kesempatan strategis bagi pemerintah kabupaten untuk menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional.

Dalam rangkaian agenda Rakernas Apkasi XVII 2026, Mendagri Tito Karnavian didampingi Ketua Apkasi dan Chairman International Business Association (IBA) Mrs. Shan Shan, meresmikan Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID).

Peresmian ini menghadirkan semangat baru untuk mendorong peningkatan investasi di daerah‑daerah seluruh Indonesia dan menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi potensi daerah secara nasional.IRJAS/DP

Tagar: Agenda Nasional Bupati Sidrap Rakernas Apkasi

Bagikan2 Kirim Tweet1

Berita Terkait

Jaga Daya Beli Jelang Idulfitri, Pemkab Sidrap Bersama Badan Pangan Nasional Turun Pantau Pasar

13 Maret 2026

1

Sinergi Umara, Ulama, dan Pengusaha, Kunci Sukses Syaharuddin Alrif Membangun Sidrap

13 Maret 2026

3

Safari Ramadan di Mario, Potret Kedekatan Pemkab Sidrap dan Warga

13 Maret 2026

2

Wabup Sidrap Apresiasi Bazar Murah Kodim 1420 sebagai Upaya Jaga Stabilitas Pangan

13 Maret 2026

2

THR ASN Sidrap Cair, Bupati Syaharuddin Imbau Agar Dibelanjakan di Daerah Sendiri

13 Maret 2026

3

Pemkab Sidrap Raih Predikat Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

13 Maret 2026

2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar *

Nama *

Email *

Situs Web

Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses