BFI Finance Luncurkan Pembiayaan Berjaminan Properti di Bali
DENPASAR – Pertumbuhan ekonomi yang positif di Bali mendorong layanan pembiayaan di luar perbankan untuk semakin berkembang. Salah satu perusahaan yang merespons peluang ini adalah PT BFI Finance Indonesia Tbk, yang kini meluncurkan layanan pembiayaan berjaminan properti di wilayah Bali.
Sebelumnya, BFI Finance dikenal sebagai perusahaan yang fokus pada pembiayaan kredit otomotif. Kini, mereka memperluas cakupan layanan dengan menawarkan pembiayaan beragun properti, termasuk rumah, ruko, dan rukan. Layanan ini diharapkan dapat memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat Bali, baik untuk tujuan investasi maupun modal usaha.
General Manager BFI Finance Region Bali & Nusa Tenggara, I Kadek Tirtayasa, menjelaskan bahwa Bali telah lama menjadi pusat pariwisata dan bisnis internasional, dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, terutama pasca Covid-19. Dengan meluncurkan pembiayaan berjaminan sertifikat properti, BFI Finance berharap dapat mendukung masyarakat dalam mengembangkan usaha, melakukan renovasi rumah, dan memenuhi kebutuhan finansial lainnya.
“Kami merasa terhormat dapat memberikan layanan pembiayaan yang lebih dekat dengan masyarakat Bali. Dengan adanya pembiayaan ini, kami berharap bisa mendukung pengembangan UMKM dan masyarakat luas,” ungkap Tirtayasa pada acara pembukaan layanan tersebut di Denpasar.
Di Bali, BFI Finance telah membuka lima kantor cabang, termasuk dua di Denpasar, satu di Gianyar, satu di Tabanan, dan satu di Singaraja. Penambahan layanan ini merupakan langkah untuk memperluas jangkauan pembiayaan, setelah sebelumnya berfokus pada produk kendaraan.
Desliana Sidabutar, selaku Product Head Pembiayaan Beragun Sertifikat BFI Finance, menjelaskan beberapa keunggulan dari produk baru ini, seperti suku bunga kompetitif sebesar 0,54% flat per bulan dan proses pengajuan yang cepat, hanya dalam waktu tiga hari. Nilai pencairan yang ditawarkan pun cukup besar, hingga Rp5 miliar, dengan ketentuan dan analisis kelayakan yang sesuai regulasi.
“Pembiayaan ini memberikan alternatif kemudahan akses bagi wirausaha dan karyawan. Tenor yang ditawarkan bervariasi, mulai dari satu hingga lima tahun, dan untuk karyawan bisa mencapai tujuh tahun,” jelas Desliana.
Sejak hadir di Bali pada tahun 1995, BFI Finance telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Secara nasional, pembiayaan beragun sertifikat properti menyumbang 4% dari total portofolio pembiayaan baru pada periode Januari hingga Juni 2024, dengan kenaikan mencapai 72% dibandingkan tahun sebelumnya.
Desliana juga menambahkan bahwa kantor di Gatsu, Denpasar, merupakan cabang ke-22 untuk penjaminan sertifikat di Indonesia. BFI Finance kini berfokus untuk mengembangkan layanan di area Jabodetabek serta beberapa wilayah lain, termasuk Jawa Timur dan Medan.
“Keunggulan kami terletak pada kecepatan proses dan fleksibilitas layanan. Kami berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi calon debitur,” tegas Desliana.
Dalam hal mitigasi risiko, Desliana menjelaskan bahwa BFI Finance menerapkan pengikatan hak tanggungan melalui notaris untuk memastikan aspek legalitas. Pengalaman BFI Finance selama 10 tahun di bidang ini telah membantu mereka dalam mengelola risiko dengan baik.
I Dewa Putu Artawan, Area Manager Business Area Denpasar, menambahkan bahwa kecepatan dan pelayanan dalam memperoleh dana dari jaminan sertifikat rumah menjadi keunggulan kompetitif. “Kami akan terus menjaga pelayanan dan kecepatan untuk bersaing dengan kompetitor yang ada,” ujarnya.




