Banjir Melanda Bulukumba, Kapolres Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Warta Bulukumba — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bulukumba sejak malam Jumat, 4 Juli 2025, menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Hujan berkepanjangan ini mengakibatkan aliran sungai meluap dan pemukiman di dataran rendah tergenang air. Pada Sabtu pagi, 5 Juli, genangan air mulai terlihat di berbagai titik di kota Bulukumba.
Beberapa sungai, termasuk Sungai Bialo yang melintasi Kecamatan Ujung Bulu, mengalami peningkatan debit air yang signifikan. Salah satu area yang paling terdampak adalah Lingkungan Batuppi, Kelurahan Bintarore, di mana ketinggian genangan air dilaporkan mencapai setinggi pinggang orang dewasa, memaksa puluhan warga untuk mengungsi dari rumah mereka.
Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, S.I.K., merespons situasi ini dengan mengeluarkan imbauan kepada masyarakat. Ia meminta warga untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan banjir susulan. Bagi Kapolres, keselamatan warga adalah yang utama.
Empat Imbauan Penting dari Kapolres
- Tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, terutama bagi warga yang tinggal di dekat bantaran sungai.
- Amankan barang-barang berharga dan dokumen penting ke tempat yang lebih tinggi.
- Segera laporkan kepada pihak Kepolisian, BPBD, atau aparat kelurahan/desa jika terjadi genangan air yang berpotensi membahayakan.
- Jangan membuang sampah sembarangan, khususnya di saluran air dan drainase, untuk mencegah penyumbatan.
Kapolres juga menginstruksikan seluruh personel Polres dan jajaran Polsek untuk turun ke lapangan dan memberikan bantuan kepada warga terdampak. "Saya minta seluruh personel untuk proaktif membantu masyarakat. Kerahkan semua kekuatan dan potensi yang kita miliki," ujarnya.
Petugas kepolisian kini dikerahkan untuk melakukan evakuasi, patroli di wilayah terdampak, membantu relokasi warga, dan mengamankan jalur-jalur rawan banjir. Koordinasi terus dilakukan bersama instansi terkait, termasuk BPBD, TNI, dan Dinas Sosial.
Data Dampak dan Penanganan
- Sungai Bialo meluap, menyebabkan banjir di permukiman warga.
- Lingkungan Batuppi, Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu menjadi salah satu lokasi terparah.
- Ketinggian air: ± setinggi pinggang orang dewasa.
- Puluhan rumah telah dievakuasi.
- Tenda darurat dan dapur umum telah didirikan oleh TAGANA.
- BPBD, TNI, Polri, dan relawan dikerahkan secara terpadu.
- Status resmi daerah: Siaga 1, sesuai instruksi Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau ingin melaporkan kejadian banjir dapat menghubungi posko-posko berikut:
- Posko BPBD Bulukumba: 0853-9734-4774
- Posko TAGANA Bulukumba: 0852-4081-0450
- Posko DAMKAR Bulukumba: 0821-8000-7113
Saat berita ini diturunkan, hujan masih mengguyur sebagian wilayah Bulukumba. Dalam situasi yang sulit ini, solidaritas masyarakat terlihat dengan adanya bantuan dari aparat kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu warga yang terjebak banjir, termasuk menolong lansia dan memindahkan barang-barang mereka. Dalam kondisi darurat ini, kehadiran negara bagi rakyatnya menjadi sangat penting.




