Warga Desa Indari Desak CV Aldi Utama Lunasi Pembayaran Material Proyek
Print 🖨 PDF 📄 eBook 📱
Halsel Malut, wartaterkini.news– Warga Desa indari kecamatan Bacan Barat kabupaten Halmahera Selatan mendesak CV. Aldi Utama untuk melakukan pembayaran material lokal milik masyarakat desa indari yang sudah di gunakan oleh CV. Aldi Utama pada pekerjaan jalan lapen ruas jalan indari kecamatan Bacan Barat kabupaten Halmahera Selatan.
Hal ini sebagai mana di sampaikan oleh warga yang material batu pasir dan kerikilnya yang sudah di gunakan oleh CV. Aldi. Rabu (09/06/2025)
Mereka mengatakan bahwa CV. Aldi Utama dalam pekerjaan Proyek pemeliharaan berkala jalan lapen ruas dalam kota indari yang bersumber dari Dinas perumahan dan kawasan permukiman rakyat (Perkim) tersebut material lokal milik warga hingga kini belum di bayarkan oleh pihak kontraktor CV. Aldi Utama.
Pekerja proyek berkala jalan oleh CV Aldi utama dengan nomor kontrak 620/20/SPP-PPJJ/PUPR-HS-DAU/2025 selain tidak melakukan Pembayaran material Lokal yang di angkut oleh masyarakat Desa indari yang suda di gunakan oleh CV. Aldi Utama dalam pekerjaan pemeliharaan jalan dengan nilai kontrak Rp. 3.401.322.966.46, CV.Aldi utama juga dalam operasional alat berat pekerjaan jalan tersebut tidak menggunakan BBM industri melainkan menggunakan BBM Subsidi.
Risaldi selaku direktur CV Aldi utama pada pekerjaan jalan indari ini suda lama menggunakan matrial milik Masarakat indari, namun hingga kini material milik masyarakat tidak mau di bayarkan oleh Risaldi, pada saat masyarakat melakukan penagihan material melalui Pengawas jalan M Malik beralasan dana proyek tersebut belum di cairkan oleh bos Risaldi direktur Cv. Aldi utama sementara masarakat tau proyek ini suda lewat masa kontraknya.
Dikatakannya meski masa kontrak pekerjaan pemeliharaan berkala jalan lapen ruas dalam kota indari dengan nilai kontrak Rp. 3.401.322.966.46 suda selesai namun proyek pekerjaannya terlihat belum tuntas dan kualitas pekerjaannya di pertanyakan karena sangat tidak layak dengan besaran anggaran nilai kontrak yang di kerjakan tersebut.
Olehnya itu warga mendesak pihak kontraktor untuk bertanggung jawab atas pembayaran material lokal milik warga Desa indari yang belum di bayarkan tersebut selain mempertangungjawabkan pembayaran material lokal berupa, batu pasir dan kerikil milik warga, CV Aldi utama juga diminta bertanggung jawab atas kualitas pembangunan proyek tersebut.
Terpisah Direktur. CV Aldi Utama Ketika di konfirmasi media ini terkait pekerjaan jalan tersebut mengunakan BBM Subsidi tidak merespon. (Jul/Red)




