PLN Luncurkan SPKLU Ultra Cepat Pertama di Indonesia di Gading Serpong
Sumber Foto: Suara.com
Teknologi

PLN Luncurkan SPKLU Ultra Cepat Pertama di Indonesia di Gading Serpong

Suara.com - PT PLN (Persero) meresmikan ZORA SPKLU Signature di Scientia, Summarecon Gading Serpong, Tangerang Selatan pada Sabtu (14/2/2026). Fasilitas ini merupakan hasil kerja sama antara PT PLN (Persero), PT Mega Energi Biru Indonesia (MEBI), dan Huawei Digital Power Indonesia.

Dengan Kehadiran ZORA SPKLU Signature menambah jaringan pengisian daya nasional yang terus diperluas. Tercatat Desember 2025, PLN beserta mitra telah mengoperasikan total 4.655 unit SPKLU di seluruh Indonesia.

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Edwin Nugraha, mengatakan, kolaborasi ini menunjukkan bahwa dengan bergandengan tangan, arah transformasi kendaraan listrik dalam mendukung dekarbonisasi di sektor transportasi bukan mustahil untuk diwujudkan.

"Selain rendah emisi, penggunaan kendaraan listrik juga penting dalam menekan penggunaan BBM yang selama ini mayoritas diperoleh secara impor," ujar Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Edwin Nugraha Putra lewat keterangannya pada Senin (16/1/2026).

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tersebut memiliki daya 480 kW yang merupakan Ultra Fast Charging pertama di Indonesia yang menggunakan fitur Split Charging dan teknologi pendingin cairan (Liquid Cooling System).

Mengusung teknologi Huawei FusionCharge, SPKLU Signature ZORA dapat menyalurkan energi secara fleksibel dari jaringan listrik utama maupun sistem penyimpanan baterai (Battery Energy Storage System), serta mampu beroperasi di berbagai kondisi cuaca.

ZORA SPKLU Signature terdiri dari 12 konektor DC Ultra Fast Charging dan 1 konektor AC Medium Charging yang dirancang untuk melayani pengisian di lokasi dengan lalu lintas tinggi (high traffic area) serta kebutuhan pengisian daya yang singkat (fast turnaround time).

Teknologi tersebut meningkatkan efisiensi durasi pengisian baterai.

Untuk mencapai State of Charge (SoC) dari 10 persen ke 80 persen, kategori medium charging memerlukan waktu 50 menit, sedangkan kategori ultra-fast charging hanya membutuhkan 20 menit.

"Kami tidak hanya menyediakan tempat pengisian daya, tetapi menghadirkan ekosistem gaya hidup baru bagi pengguna EV. Dengan teknologi ultra-fast charging dan integrasi AI, kami ingin memastikan bahwa transisi menuju mobilitas hijau menjadi pengalaman yang menyenangkan, cerdas, dan tanpa hambatan," kata Edwin.