Peristiwa Bersejarah dan Peringatan Penting di 20 November
JAKARTA, NETRALNEWS.COM —Setiap tanggal 20 November selalu diisi dengan berbagai catatan penting yang diperingati oleh banyak negara. Beragam peristiwa bersejarah hadir pada hari ini, mulai dari isu perlindungan anak, perjuangan kemerdekaan, sampai pengembangan teknologi ruang angkasa.
Rentetan kejadian tersebut menjadikan 20 November sebagai tanggal yang kaya nilai historis.
Berikut rangkuman lengkap peristiwa yang diperingati pada 20 November.
1. Hari Anak Sedunia (Universal Children’s Day)
Pada 1954, PBB menetapkan 20 November sebagai Hari Anak Sedunia. Tujuan peringatan ini adalah untuk mendorong perhatian dunia terhadap hak-hak anak, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan dari kekerasan.
Momen ini dipakai banyak negara sebagai pengingat bahwa pemenuhan hak anak adalah tanggung jawab bersama.
2. Hari PPOK Sedunia (World COPD Day)
Tanggal ini juga dijadikan momentum peningkatan kesadaran mengenai Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).
Peringatan ini bertujuan mengajak masyarakat lebih waspada terhadap salah satu penyakit pernapasan kronis yang banyak dialami masyarakat global, termasuk di Indonesia.
3. Hari Puputan Margarana
Di Indonesia, khususnya di Bali, 20 November menjadi hari penghormatan terhadap perjuangan I Gusti Ngurah Rai dan pasukannya.
Pada 20 November 1946, mereka gugur dalam pertempuran Puputan Margarana melawan pasukan Belanda. Peristiwa ini dikenang sebagai simbol keberanian perjuangan rakyat Bali.
4. Peluncuran Modul Zarya (ISS)
Tanggal ini juga menandai peluncuran modul Zarya pada 20 November 1998. Zarya adalah modul pertama Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), yang menjadi tonggak awal proyek kolaborasi antariksa terbesar dalam sejarah.
Peluncuran tersebut membuka jalan bagi kerja sama global di bidang teknologi ruang angkasa.
5. Penetapan Deklarasi Hak Anak oleh PBB (1959)
Pada 20 November 1959, PBB mengesahkan Deklarasi Hak Anak. Dokumen penting ini menjadi fondasi dalam upaya menjamin hak-hak dasar anak di berbagai negara.
Penerapannya kemudian memengaruhi banyak kebijakan perlindungan anak di tingkat internasional.
6. Pengesahan Konvensi Hak Anak oleh PBB (1989)
Tiga puluh tahun setelah deklarasi tersebut diumumkan, PBB kembali membuat langkah besar pada 20 November 1989 dengan mengesahkan Konvensi Hak Anak.
Konvensi ini memiliki kekuatan hukum internasional yang wajib diikuti oleh negara yang meratifikasinya.
7. Hari Anak Universal
Selain disebut Hari Anak Sedunia, sejumlah negara menyebut peringatan ini sebagai Hari Anak Universal.
Istilah berbeda, tetapi tujuannya tetap mendorong perhatian masyarakat dunia terhadap masa depan anak sebagai generasi penerus.
8. Revolusi Meksiko
Pada 20 November 1910, Revolusi Meksiko dimulai setelah Francisco Madero mengeluarkan seruan untuk menentang kekuasaan Porfirio Díaz.
Gerakan itu kemudian berkembang menjadi revolusi besar yang mengubah sistem pemerintahan Meksiko.
9. Battle of Margarana
Pertempuran Margarana tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga dicatat secara internasional.
Peristiwa ini memperlihatkan tekad kuat pejuang Bali dalam mempertahankan kedaulatan dari kekuatan kolonial.
10. Peringatan Lain Terkait Zarya dan Kebijakan PBB




