Penguatan Ekonomi Masyarakat Bulukumba Melalui Lingkungan dan Kehutanan
Sumber Foto: Warta Bulukumba
Warta Cepat

Penguatan Ekonomi Masyarakat Bulukumba Melalui Lingkungan dan Kehutanan

Bulukumba, sebuah kabupaten di Sulawesi Selatan, memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi masyarakat melalui dua sektor utama, yaitu lingkungan dan kehutanan. Kabupaten ini dikenal dengan keindahan pantai-pantainya dan sebagai tempat pembuatan Perahu Pinisi, yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Dunia Takbenda.

Salah satu hal yang membedakan Bulukumba adalah keberadaan hutan dan kebun karet yang merupakan bagian dari kawasan adat. Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis lingkungan, Bulukumba menjadi daerah pertama di Indonesia yang meluncurkan Rumah Ko-Kreasi Perhutanan Sosial 4.0 pada tahun 2019. Inisiatif ini merupakan perizinan perhutanan sosial yang berbasis digital dan dipilih oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Asisten Administrasi Umum, Andi Misbawati Wawo, mengungkapkan harapan Pemkab Bulukumba bahwa program perhutanan sosial ini dapat memberikan kontribusi signifikan bagi penguatan ekonomi masyarakat. Melalui kerja sama yang kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan ada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Workshop multipihak mengenai perhutanan sosial yang diselenggarakan oleh Yayasan Edukasi di aula kantor Bappelitbangda Bulukumba pada 25 Juli 2022 menjadi salah satu langkah awal untuk merealisasikan tujuan tersebut. Penguatan ekonomi melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan menjadi kunci dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerah ini.