Pemkot Jambi Dorong Investasi dengan Pembukaan DAF Percetakan
Jambi, InfoPublik – Pemerintah Kota Jambi terus mendorong terciptanya iklim investasi yang inklusif dan ramah bagi pelaku usaha, termasuk generasi muda yang ingin memulai bisnis. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Komitmen itu ditegaskan Wali Kota Jambi Maulana saat meresmikan Digital Art Fleksibel (DAF) Percetakan Jambi, usaha jasa digital printing yang berlokasi di Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kota Baru, Jumat (6/2/2026).
Menurut Maulana, kehadiran usaha baru seperti DAF Percetakan bukan sekadar menambah aktivitas ekonomi, tetapi juga memberi dampak nyata dalam penyerapan tenaga kerja. Usaha tersebut diketahui mampu menyerap 19 pekerja, sehingga berkontribusi langsung dalam menekan angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, kami mengapresiasi dibukanya usaha ini. Kota Jambi adalah kota perdagangan dan jasa, sehingga kehadiran jasa digital printing sangat dibutuhkan di berbagai sektor,” ujarnya.
Ia menilai lokasi usaha di kawasan Paal Lima, Kota Baru, sangat strategis dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan kota. Keberadaan usaha baru di kawasan tersebut sekaligus memperkuat pusat aktivitas ekonomi dan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
Maulana menegaskan, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen mendorong setiap bentuk investasi tanpa terkecuali. Kemudahan bagi investor, termasuk anak muda yang ingin berwirausaha, terus diupayakan sebagai langkah konkret menurunkan pengangguran dan kemiskinan.
“Kami mendorong semua investasi. Anak-anak muda yang ingin berinvestasi akan kita permudah. Ini penting untuk membuka lapangan kerja, meningkatkan ekonomi, dan menekan angka kemiskinan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa pelaku usaha merupakan bagian penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Setiap usaha yang tumbuh di Kota Jambi dinilai sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan kesempatan kerja.
“Setiap pengusaha yang membuka usaha di Jambi adalah pejuang ekonomi. Mereka membantu pemerintah mengentaskan pengangguran karena menyerap tenaga kerja,” katanya.
Lebih lanjut, Maulana mengingatkan bahwa keberlanjutan pembangunan ekonomi daerah sangat bergantung pada tumbuhnya investasi. Tanpa investasi, pembukaan lapangan kerja akan berjalan lambat dan menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah.
Karena itu, Pemkot Jambi berkomitmen menjaga kondisi kota tetap aman, bersih, dan kondusif agar investor merasa nyaman menanamkan modalnya.
“Kota Jambi harus aman dan bersih agar investasi terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya.




