Kesuksesan Haji 2025 Bergantung pada Kerja Kolektif Petugas Lapangan
Dalam seminar yang diselenggarakan di Serpong pada tanggal 14 Oktober 2025, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Hilman Latief, menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi ribuan petugas yang bertugas di lapangan. Menurutnya, dukungan dari petugas haji, baik di Arab Saudi maupun di Indonesia, sangat penting dalam memastikan pelayanan jamaah berjalan dengan baik.
Peran Strategis Petugas Haji
Hilman menyatakan bahwa para petugas tidak hanya melayani jamaah, tetapi juga memegang peranan penting dalam menjaga nilai-nilai pengabdian sepanjang proses penyelenggaraan ibadah haji. Mereka bekerja di berbagai bidang, termasuk pelayanan ibadah, akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, dan perlindungan jamaah. Semua tugas ini dilaksanakan dengan profesionalisme dan semangat pengabdian yang tinggi.
Evaluasi Kinerja untuk Perbaikan
Seminar ini juga berfungsi sebagai forum evaluasi kinerja petugas, di mana Ditjen PHU melakukan penilaian menyeluruh untuk mengidentifikasi tantangan, hambatan, dan peluang perbaikan. Hilman menekankan bahwa seminar ini bukanlah sekadar acara seremonial, melainkan kesempatan untuk menampung pengalaman berharga dari lapangan yang dapat menjadi dasar untuk perbaikan penyelenggaraan haji di masa mendatang.
Partisipasi dalam Seminar
Acara ini dihadiri oleh Tim Penilai Kinerja Petugas, peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Lembaga Kajian dan Konsultasi Publik Universitas Indonesia (LK3P UI), serta pejabat Kementerian Agama. Di antara yang hadir adalah Sekretaris Ditjen PHU Arfi Hatim, Direktur Bina Haji Musta’in Ahmad, dan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri M. Zain.
Apresiasi untuk Petugas Haji
Di akhir seminar, Hilman menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh petugas haji atas kerja keras dan pengabdian mereka. Ia berharap bahwa dedikasi mereka akan menjadi amal jariyah yang mendatangkan ganjaran terbaik di sisi Allah SWT. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama untuk meningkatkan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia agar lebih profesional, akuntabel, dan berfokus pada pelayanan jamaah.




