Kehadiran AI: Peluang Baru Lapangan Kerja Menurut Ahli Telkom
Sumber Foto: netralnews.com
Ekonomi

Kehadiran AI: Peluang Baru Lapangan Kerja Menurut Ahli Telkom

Warta News Day - JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Mungkin Anda pernah mendengar salah satu isu yang beredar di tengah masyarakat bahwa kehadiran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bisa berisiko menghilangkan lapangan kerja, khususnya tenaga manusia. Tapi apakah benar demikian?

Executive General Manager Digital Product Telkom Indonesia Komang Budi Aryasa yang ahli dalam bidang AI sempat membahas soal stigma tersebut. Sebelum itu, dia sempat mengajak untuk flashback akan awal-awal kehadiran internet.

Komang sapaannya, mengenang awal kehadiran internet sekitar tahun 1995-an. Kala itu, banyak orang khawatir, kalau internet tercipta, maka berbagai macam industri media yang menyalurkan berbagai macam bentuk informasi akan hilang. Memang beberapa prediksi terjadi, tetapi di sisi lain, mau tidak mau, dunia beradaptasi dengan adanya internet, kemudian disusul dengan hadirnya berbagai lapangan kerja baru.

Mirip dengan apa yang terjadi saat ini, dengan kehadiran AI. Komang menduga, dibanding jumlah pekerjaan yang hilang, akan lebih banyak jumlah lapangan pekerjaan baru yang tercipta.

“Bukan AI yang akan menggantikan orang, tetapi kita bisa digantikan orang yang menguasai AI,” ujar Komang, Senin (2/3/2026).

Maka dari itu Komang berpesan agar masyarakat belajar soal AI untuk meningkatkan kapabilitas dengan tools yang ada. “Bukan AI yang menggantikan, tapi yang menguasai AI yang akan menggantikan,” ujar Komang lagi.

Komang memberikan contoh sederhana yang terjadi saat ini dan apa yang pernah dia lihat. Ada seorang content creator yang kerap membuat konten di berbagai platform media sosial, dengan tema sejarah.

Belajar dan menggunakan AI, content creator tersebut bisa membuat konten, seolah-olah dirinya ada di dalam masa sejarah tersebut. Bahkan content creator itu bisa seolah-olah berinteraksi dengan tokoh-tokoh sejarah ternama, sehingga memberikan edukasi sejarah yang menarik.

“Itu canggih, menggunakan AI dengan mengkombinasikan tools-tools yang ada. Belajarlah tools-tools AI agar kita lebih relevan,” katanya.

Lebih lanjut Komang sebagai Executive General Manager Digital Product Telkom Indonesia, punya tugas dalam mengembangkan produk-produk baru, khususnya produk digital dan mengeksplorasi teknologi baru, salah satunya AI.

Telkom menjalankan inisiatif, membangun rumah AI Empower Indonesia. Ada lima pilar yang sedang dieksekusi dengan inisiatif AI yaitu AI Campus, AI Playground, AI Connect, AI Hub dan AI Native.