Iran Lobi FIFA Pindahkan Pertandingan Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Warta News Day - Jakarta, IDN Times - Drama partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 memasuki babak baru. Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) mengakui saat ini tengah melobi FIFA untuk memindahkan seluruh jadwal pertandingannya dari Amerika Serikat ke tuan rumah lainnya, Meksiko.
Iran yang tergabung dalam Grup B bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, meragukan keamanan dan keselamatannya. Itu karena seluruh pertandingan fase grup Iran harus dilaksanakan di Los Angeles dan Seattle, Amerika Serikat.
Sesuai hasil undian, Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru dan Belgia di Los Angeles, serta Mesir di Seattle. Tak hanya itu, lokasi pemusatan latihan (TC) tim asuhan Amir Ghalenoei juga rencananya akan berlangsung di Tucson, Arizona.
1. Tolak terbang ke AS jika keamanan tak dijamin
Kekhawatiran Iran semakin berlipat ganda menyusul pernyataan dari Presiden AS, Donald Trump, yang menyangkut nyawa Tim Melli. Trump sempat mengklaim Iran tidak pantas bermain di Piala Dunia 2026, dan menyarankannya untuk tidak datang demi alasan keamanan.
2. Sudah dipersulit juga dengan visa
Sebelum memanas akibat situasi politik yang berkembang, pengurusan visa para pemain dan staf Iran juga dipersulit. Kondisi ini sebenarnya terjadi sejak undian fase grup Piala Dunia 2026 pada akhir 2025 lalu. Alhasil, Iran kala itu memboikot pengundian dan tak mengirimkan wakilnya.
Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, mengecam keras kurangnya kerja sama pemerintah AS terkait penerbitan visa dan dukungan logistik bagi delegasinya.
"Kami saat ini sedang bernegosiasi dengan FIFA agar pertandingan Iran di Piala Dunia digelar di Meksiko," kata Pasandideh.
3. FIFA belum beri lampu hijau
Hingga saat ini, pihak FIFA belum memberikan tanggapan resmi terkait usulan pemindahan venue yang diajukan oleh Iran. Permintaan ini tentu akan menjadi dilema besar bagi Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang justru mengklaim Trump menyambut baik kehadiran Iran.
Otoritas sepak bola dunia itu memang memiliki wewenang untuk memindahkan lokasi pertandingan Iran, jika murni masalah keamanan. Itu tertuang dalam regulasi Piala Dunia 2026 Pasal 6.9, meski keputusan relokasi ini sepenuhnya merupakan hak prerogatif mutlak dari pihak FIFA.




