Yamaha Kuasai Pasar Sport Nasional dengan Penjualan R15 dan V-Ixion
Bro dan sis sekalian…seakan ingin menjawab rasa penasaran pembaca lewat artikel kemarin, laporan terbaru penjualan sport nasional dirilis Yamaha. Ada dua produk sport yang diangkat oleh YIMM yakni R15 dan Vixion. Menurut Yamaha sendiri…popularitas R15 sedang menanjak. Terbukti dari data rekam penjualan…fairing berbanderol 28jutaan OTR Jakarta ini sukses terjual 6.426 unit dibulan Juni atau meningkat 19,13 % dibanding bulan Mei 2014…
Popularitas Yamaha R15 makin menguat di pasar Indonesia. Itu ditandai dengan kenaikan penjualannya di bulan Juni, sekaligus mendukung penjualan segmen sport Yamaha. Data AISI (Asosiasi Sepedamotor Indonesia) mencatat R15 terjual 6.426 unit di bulan Juni, atau naik 19,13 % dibandingkan bulan Mei. Angka menggembirakan ini sejalan dengan euforia konsumen yang terus memburu motor sport teranyar pabrikan garputala. Seperti misalnya di Jakarta Fair dimana R15 tercatat sebagai motor Yamaha dengan penjualan tertinggi, 819 unit….
Fenomena laris manisnya R15 terus menghiasi pasar motor Tanah Air, semua bicara tentang keunggulan motor ini sehingga dituntaskan dengan membelinya. Meskipun baru terhitung dua bulan hadir di sini sejak kemunculan perdananya lewat penjualan online, namun kami bisa mengatakan R15 sudah jadi favorit konsumen Indonesia. Terlebih lagi, kekuatan Yamaha di segmen sport semakin tak terbendung,? ujar Eko Prabowo, GM Marketing Communication & Community Development Yamaha Indonesia.
Segmen sport Indonesia di bulan Juni dan sepanjang 6 bulan pertama tahun ini dipimpin Yamaha. Di bulan Juni 49.516 unit dan Januari ? Juni 271.658 unit. Selain R15 yang tengah mencuat, V-Ixion tetap jadi Raja Motor Sport Indonesia dengan 40.249 unit terjual di Juni dan 236.327 unit di Januari ? Juni. Kontribusinya untuk segmen sport Yamaha 81% untuk total penjualan sport di Juni dan 87% buat total Januari ? Juni. ….
Last…diakui atau tidak R15 memang laris manis. Namun sayang….keterbatasan produksi membuat banyak biker kecewa atas lamanya inden sang kuda besi. PR Pabrikan untuk membenahi semuanya mengingat ketersediaan stock termasuk dalam pelayanan. IMHO mungkin jika YIMM bisa lebih mengoptimalkan produksi maka praktek upping price atau kenakalan dealer bisa dibasmi secara otomatis. Imbas positifnya…..penjualan makin meningkat dan konsumenpun bakal senang. Betul nggak bro ….




