Jakarta Targetkan Penurunan TBC dan Stunting Melalui Penguatan Posyandu
Warta News Day - TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan percepatan penurunan angka stunting atau tengkes dan tuberkulosis (TBC) di ibu kota dengan memperkuat peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
Komitmen itu ditegaskan saat pelantikan Ketua dan Tim Pembina Posyandu DKI Jakarta Masa Bakti 2025–2030 di Balai Kota, Selasa (3/3).
Menurut Pramono, penguatan Posyandu menjadi langkah strategis karena layanan kesehatan dasar harus menyentuh langsung masyarakat hingga tingkat paling bawah.
Posyandu Diminta Aktif Tangani Tengkes dan TBC
Pramono menegaskan, Posyandu tak boleh sekadar menjadi tempat layanan rutin, tetapi harus berperan aktif dalam menangani persoalan kesehatan serius seperti tengkes dan TBC.
“Posyandu mempunyai tugas yang sangat mulia. Kami ingin Posyandu ikut berperan aktif dalam penanganan stunting, TBC, dan persoalan kesehatan lainnya. Ini harus kita kerjakan bersama antara Pemprov DKI Jakarta dan Posyandu,” ucapnya, Selasa (3/3/2026).
Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah dan kader Posyandu menjadi kunci untuk menurunkan angka kasus di lapangan.
TBC dan Tengkes Jadi Prioritas Tahun Depan
Pramono mengakui, sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Rano Karno.
Ia menegaskan ingin melihat perbaikan nyata pada indikator kesehatan, khususnya TBC dan tengkes.
“KJP, KJMU, pemutihan ijazah, hingga penguatan layanan kesehatan seperti Pasukan Putih akan terus kami lanjutkan dan perbaiki. Untuk TBC, saya berharap tahun depan peringkat Jakarta bisa jauh lebih baik,” ujarnya.
“Begitu pula dengan stunting, harus ada kerja lapangan yang konkret dan Posyandu harus terlibat aktif di dalamnya,” sambungnya.
Menurutnya, amanah yang diberikan kepada pengurus Posyandu harus dijalankan penuh tanggung jawab demi memperkuat layanan dasar masyarakat.
“Bersama anggota yang hari ini dilantik, amanah ini sekaligus kepercayaan yang mudah-mudahan bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya. Selama hampir satu tahun kepemimpinan saya dan Bang Doel, kami mengutamakan pembangunan hal-hal yang bersifat dasar, terutama pendidikan, kesehatan, dan sosial,” tuturnya.
Semua Warga Harus Dapat Layanan Sehat
Pramono menegaskan, seluruh warga Jakarta tanpa terkecuali berhak mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas.
“Semua warga Jakarta harus mendapatkan pelayanan yang sehat dan berkualitas. Itu menjadi dasar utama bagaimana kita membangun Jakarta ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP Posyandu DKI Jakarta Hani Pramono mengatakan Posyandu memiliki peran vital dalam memastikan ibu hamil, bayi, dan balita mendapat layanan yang memadai.




