Sandiaga Uno Gelar Workshop Kue Kering Lebaran untuk Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga
Sumber Foto: Liputan6.com
Ekonomi

Sandiaga Uno Gelar Workshop Kue Kering Lebaran untuk Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga

Warta News Day - Membuka lapangan kerja, Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandiaga Uno menggelar Workshop Baking Kue Kering Lebaran.

Oleh Tim News

Diterbitkan 02 Maret 2026, 18:35 WIB

Share

Copy Link

Batalkan

Perbesar

Jadi intinya...

YIS dan UMKM Sahabat Sandi gelar workshop kue kering untuk ibu rumah tangga.

Peserta diajarkan membuat kue, pemasaran digital, dan langsung buka pre-order.

Pelatihan ini hasilkan jutaan rupiah dalam sehari dan pendampingan berkelanjutan.

Liputan6.com, Jakarta - Guna membuka lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama UMKM Sahabat Sandi menggelar Workshop Baking Kue Kering Lebaran. Kegiatan yang digelar di Jalan Pasar Atas, Cimahi, Jawa Barat itu diikuti ratusan ibu rumah tangga.

Founder YIS Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan, YIS memiliki tiga fokus utama, yakni pemberdayaan difabel, anak muda dan perempuan. Dia menuturkan, workshop ini menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi perempuan yang secara konsisten dijalankan YIS di berbagai daerah.

BACA JUGA: Arab Saudi Tetapkan Idul Adha 1447 H pada 27 Mei 2026

BACA JUGA: Sidang Isbat Penetapan Iduladha Digelar 17 Mei 2026

"Salah satu program yang kami jalankan terus-menerus adalah Perempuan Berdaya. Kami mengajarkan keterampilan tata boga, seperti pelatihan Kue Kering Lebaran," ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis, Senin (2/3/2026).

Advertisement

Ia berharap, para peserta dapat memperoleh keterampilan baru yang dapat langsung diterapkan untuk membuka usaha rumahan. Sandiaga mengatakan, dengan kemampuan memproduksi dan menjual olahan makanan, para ibu rumah tangga diharapkan mampu membangun kemandirian ekonomi.

"Harapannya setelah mengikuti pelatihan ini, ibu-ibu bisa memiliki keterampilan dan mandiri. Mereka bisa cari cuan sambut lebaran," jelas Sandiaga Uno.

Open Pre-Order di Hari Pertama

Sementara itu, Ketua Umum UMKM Sahabat Sandi, Dewi Trianawati menyampaikan pada sesi kick-off program, peserta dibekali keterampilan membuat dua produk kue kering, yakni matcha cookies dan nastar.

Kedua menu itu dipilih karena bahan bakunya relatif murah, mudah diperoleh, serta fleksibel untuk dimodifikasi sesuai kreativitas penjual. Tak hanya keterampilan teknis, peserta juga mendapatkan pelatihan pemasaran digital.

Buka Pre-Order

Menurut Dewi, mereka diajarkan membuat desain flyer promosi dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Generative AI), sekaligus mempraktikkan strategi pemasaran melalui media sosial.

"Menariknya, para peserta langsung ditantang membuka pre-order pada hari yang sama. Dari tantangan tersebut, tercatat total 29 pesanan dengan rincian 117 toples nastar dan 101 toples matcha cookies," ucap dia.

Dewi menyampaikan, dengan harga jual berkisar Rp 40.000 hingga Rp 50.000 per toples, para peserta membukukan total pendapatan sekitar Rp 14.015.000 hanya dalam satu hari.

"Program ini tidak berhenti pada pelatihan tatap muka. YIS memberikan pendampingan selama satu bulan ke depan, termasuk bantuan modal berupa bahan baku gratis," terang Dewi.

Setelah sesi offline, lanjut dia, peserta mengikuti tiga minggu pendampingan intensif. Dalam tahap ini, mereka difasilitasi untuk berdiskusi dengan para pelatih, berbagi pengalaman, serta mendapatkan solusi atas berbagai tantangan usaha yang dihadapi.

"Peserta juga dibimbing untuk terus berlatih membuat konten promosi, mengoptimalkan strategi digital marketing, serta menerapkan ilmu yang telah diperoleh dalam praktik bisnis sehari-hari," ucap dia.

"Melalui pendampingan berkelanjutan, kami berharap para ibu rumah tangga mampu membangun usaha yang berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi keluarga," jelas Dewi.

Perbesar

Lebaran

Lapangan Kerja

Pelatihan

Workshop

Ibu-ibu

Ibu Rumah Tangga

Kue Kering

Advertisement

Tim News, Devira PrastiwiTim Redaksi

Share

Copy Link

Batalkan