Prabowo Temui Putin dan Macron Bahas Kerja Sama Energi dan Geopolitik
Internasional

Prabowo Temui Putin dan Macron Bahas Kerja Sama Energi dan Geopolitik

Warta News Day - JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto kembali melakukan lawatan ke luar negeri di tengah situasi global yang masih belum menentu seusai serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.

Kali ini, Prabowo menyambangi Moskwa dan Paris untuk menemui dua pemimpin negara besar Eropa, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Bagaimana safari Prabowo di benua biru ini berlangsung?

Prabowo konsultasi geopolitik ke Putin

Prabowo bertemu dengan Putin di Istana Kremil, Moskwa, pada Senin (13/4/2026).

Di hadapan Putin, Prabowo blak-blakan bahwa ia terbang ke Rusia untuk berkonsultasi dengan Vladimir Putin terkait situasi geopolitik dunia.

"Saya juga datang untuk konsultasi karena situasi geopolitik dunia mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat cepat," ujar Prabowo ke Putin.

Prabowo menjelaskan, Rusia berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian.

Maka dari itu, ia merasa perlu berkonsultasi dengan Putin.

"Kami memandang bahwa Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian ini," ujar Prabowo.

"Karena itu, kami merasa sangat perlu untuk konsultasi bagaimana kita hadapi situasi ke depan. Dan terutama kalau bisa kita terus mempererat kerja sama terutama di bidang ekonomi dan energi," imbuh dia.

Sepakat kerja sama minyak dan gas bumi

Pertemuan antara Prabowo dan Putin juga menghasilkan sejumlah kerja sama strategis, khususnya di sektor energi dan sumber daya mineral yang menjadi prioritas jangka panjang kedua negara.

“Disepakati beberapa poin, antara lain kerja sama di sektor ESDM jangka panjang, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Selain sektor energi, kedua negara juga menegaskan komitmen untuk melanjutkan dan memperluas kerja sama di berbagai bidang lainnya, yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap pembangunan nasional.

“Keberlanjutan beberapa kerja sama di bidang pendidikan riset teknologi, bidang pertanian, dan bidang investasi di berbagai sektor terutama pembangunan industri di Indonesia,” tuturnya.

Lebih jauh, Teddy menekankan bahwa Rusia memiliki posisi yang sangat strategis dalam percaturan global, sehingga kemitraan dengan Indonesia menjadi semakin relevan dan penting.

You can share this post!