DPC PERADI RBA Malang Rapat Anggota Bahas Rekomendasi Calon Ketua Umum DPN
Lifestyle

DPC PERADI RBA Malang Rapat Anggota Bahas Rekomendasi Calon Ketua Umum DPN

Warta News Day - MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Menyongsong Musyawarah Nasional (Munas) IV Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI, Dewan Pimpinan Cabang PERADI Rumah Bersama Advokat (RBA) Malang menggelar Rapat Anggota Cabang (RAC), Jumat (27/2) sore. Forum tersebut membahas sejumlah isu strategis organisasi, termasuk rekomendasi calon ketua umum DPN PERADI.

Ketua DPC PERADI RBA Malang, Siswantoro, mengatakan RAC menjadi forum konsolidasi anggota advokat se-Malang Raya sebelum pelaksanaan Munas IV yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026 mendatang.

Menurutnya, sejumlah agenda penting Munas menjadi perhatian, di antaranya usulan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), laporan pertanggungjawaban pengurus DPN periode 2020–2025, serta pembahasan kepemimpinan organisasi periode berikutnya.

“Agenda Munas IV cukup strategis. Karena itu, seluruh sikap dan rekomendasi harus dimusyawarahkan terlebih dahulu di tingkat DPC sebelum dibawa ke forum nasional,” ujarnya.

Dalam RAC tersebut, DPC PERADI RBA Malang secara resmi memberikan rekomendasi kepada Ahmad Fikri Assegaf, SH, LLM, sebagai calon Ketua Umum DPN PERADI.

Siswantoro menjelaskan, dinamika pencalonan sebelumnya diikuti empat nama, namun kini mengerucut menjadi dua kandidat kuat, yakni Ahmad Fikri Assegaf yang menjabat Wakil Ketua Umum DPN PERADI dan B. Halomoan Sianturi, Ketua DPC PERADI Jakarta Selatan.

Ia menambahkan, pada 6–7 Februari lalu pihaknya telah memfasilitasi sosialisasi kedua kandidat di Malang. Keduanya hadir langsung untuk memaparkan visi dan misi di hadapan anggota.

Menurutnya, sosok ketua umum mendatang diharapkan mampu memperkuat perlindungan profesi advokat, meningkatkan kapasitas anggota, serta menghadirkan program kerja yang berdampak langsung bagi anggota.

“Hasil rekomendasi dari DPC Malang ini nantinya akan dibawa ke Munas IV sebagai kontribusi daerah dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan,” katanya.

Selain agenda utama, RAC juga diisi kegiatan sosial berupa buka puasa bersama dan santunan anak yatim piatu. Sebanyak 20 anak dari Yayasan Al Kahfi dan Yayasan Nurul Islam menerima santunan, termasuk bantuan yang disalurkan kepada anak-anak yang tidak dapat hadir.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian RAC dengan harapan lahirnya kepengurusan baru PERADI periode 2025–2030 yang lebih solid dan responsif terhadap kebutuhan anggota. (rex/aim)

You can share this post!