POCARI SWEAT Run 2026 Hadir di Lombok dan Bandung, Dorong Sport Tourism
Olahraga

POCARI SWEAT Run 2026 Hadir di Lombok dan Bandung, Dorong Sport Tourism

Warta News Day - BACAMALANG.COM – POCARI SWEAT kembali mengumumkan penyelenggaraan POCARI SWEAT Run 2026 yang ke-13. Tahun ini, event lari hybrid terbesar di Indonesia tersebut akan digelar di dua destinasi ikonik, yakni Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Bandung, Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan sport tourism nasional.

POCARI SWEAT Run 2026 digelar sejalan dengan program Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia serta Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dalam mengembangkan wisata berbasis olahraga yang berdampak pada ekonomi daerah.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya event olahraga massal untuk meningkatkan budaya hidup sehat masyarakat. “Indeks masyarakat Indonesia dalam berolahraga masih sekitar 15 persen. Kegiatan seperti POCARI SWEAT Run kami harapkan dapat mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat. Event ini juga menggerakkan pelari dari Aceh hingga Papua dan menghidupkan ekonomi melalui sport tourism,” ujar Erick.

Lombok Jadi Pembuka, Bandung Penutup

Rangkaian POCARI SWEAT Run 2026 akan dibuka melalui POCARI SWEAT Run Lombok 2026 pada 11–12 Juli 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit. Event ini menawarkan empat kategori jarak, yakni 4,3K, 10K, Half Marathon, dan Marathon.

Selanjutnya, puncak acara akan digelar dalam POCARI SWEAT Run Bandung 2026 pada 19–20 September 2026, yang akan mempertandingkan kategori 10K dan Half Marathon, dengan start dan finish di Kota Bandung, sekaligus menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kota Bandung.

Tumbuh Pesat Selama 12 Tahun

Selama 12 tahun penyelenggaraan, POCARI SWEAT Run menunjukkan pertumbuhan signifikan. Dari hanya 5.000 pelari pada 2014, kini jumlah peserta mencapai 55.435 pelari pada 2025.

Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati (Wina), mengatakan pemilihan Lombok sebagai pembuka dilakukan agar pelari mendapatkan cuaca yang lebih nyaman. “Kami ingin mengajak lebih banyak orang hidup sehat melalui olahraga. Tahun ini kami mulai di Mandalika agar cuaca lebih mendukung, lalu ditutup di Bandung sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Bandung,” jelas Wina.

Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, menilai kolaborasi lintas sektor dalam event ini menjadi contoh pengembangan sport tourism berkelanjutan. “Event ini menjadi magnet bagi pelari domestik dan internasional, sekaligus mendorong dampak ekonomi bagi masyarakat lokal,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Maya Watono, Direktur Utama InJourney. Menurutnya, event berskala besar seperti ini mampu menciptakan multiplier effect melalui peningkatan kunjungan wisatawan, okupansi hotel, transportasi, hingga belanja lokal.

Didukung Banyak Pihak

POCARI SWEAT Run 2026 juga mendapat dukungan SMBC Indonesia melalui Jenius sebagai co-title sponsor selama tiga tahun ke depan. Hadir pula Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, yang mengajak peserta mempromosikan budaya dan keindahan kota melalui media sosial.

Pengalaman Lari Bernuansa Budaya

Di Lombok, pelari akan menikmati sensasi berlari saat matahari terbit dan terbenam, berpadu dengan keindahan alam dan budaya Sasak. Sementara di Bandung, rute dirancang melewati titik-titik ikonik kota kreatif yang penuh karakter. “Kami ingin POCARI SWEAT Run terus menjadi motor penggerak sport tourism Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor,” tutup Wina.

Event ini didukung oleh Kemenpora RI, Kemenparekraf RI, Pemprov NTB, Pemprov Jabar, Pemkot Bandung, Pemkab Lombok Tengah, serta sponsor: Jenius, InJourney, RANS, Blibli, Salonpas Let’s Move, Bluebird, MGPA, TMII, SOYJOY, dan ORONAMIN C.

Pendaftaran akan dibuka:

Lombok: 26 Januari 2026

Bandung: 2 Februari 2026

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui Instagram @pocarisportid.

You can share this post!