Tiga Agenda Strategis Wakaf Nasional Di Istiqlal: Peluncuran INA dan Amandemen UU
Nasional

Tiga Agenda Strategis Wakaf Nasional Di Istiqlal: Peluncuran INA dan Amandemen UU

Warta News Day - INA diluncurkan, amandemen UU wakaf mengemuka.

Red: Erdy Nasrul

Perwakilan Gontor, Royyan Ramdhani menerima penghargaan dalam kegiatan Talk Show Amandemen Wakaf di Masjid Istiqlal yang diselenggarankan oleh Asosiasi Nadzir Indonesia, sekaligus peluncuran Indonesia Nazhir Academy

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Masjid Istiqlal, Jakarta, menjadi pusat perhatian ekosistem wakaf nasional pada Sabtu (11/4) ketika Asosiasi Nazhir Indonesia (ANI) menggelar tiga agenda strategis sekaligus: Silaturrahim Nazhir Indonesia, peluncuran Indonesia Nazhir Academy (INA), serta Talk Show Amandemen Wakaf.

Acara ini dihadiri oleh nazhir dari berbagai daerah, mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi. Yang menarik, dominasi generasi muda dalam forum ini menunjukkan bahwa wakaf mulai diminati sebagai ruang pengabdian dan inovasi, tidak lagi dipandang sebagai sektor statis dan tradisional.

Baca Juga

Kapal China 'Bobol' Blokade AS di Selat Hormuz

Polisi Periksa SOP Perawatan Imbas Kasus Bayi Hampir Tertukar di RSHS Bandung

20 Aglomerasi Jadi Prioritas PSEL, Pemerintah Genjot Pengolahan Sampah

Ketua Panitia, Ahmad Faisal, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan puncak konsolidasi nasional yang sebelumnya diawali dengan Rakernas Online (15/2) dan webinar Nazhir Insight Series (NIS) di bulan Ramadhan. “Hari ini menjadi puncaknya melalui Silaturrahim Nazhir Indonesia di Masjid Istiqlal. Ke depan, seluruh wilayah di Indonesia diharapkan semakin terlibat,” ujarnya.

Pusat Pembinaan Profesional

Salah satu pencapaian utama dalam acara ini adalah peluncuran Indonesia Nazhir Academy (INA). Lembaga ini dirancang bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan pusat pembelajaran dan pembinaan nazhir yang berorientasi pada perubahan pola pikir, penguatan karakter amanah, peningkatan kompetensi, serta perluasan literasi wakaf.

Ahmad Faisal menegaskan, “INA bukan sekadar program pelatihan, tetapi bagian dari upaya strategis membangun fondasi baru pengelolaan wakaf. Kita ingin nazhir Indonesia tidak hanya amanah, tetapi juga profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman.”

Lompatan Regulasi

Sesi Talk Show Amandemen Wakaf menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga strategis: KNEKS, Bank Indonesia, Badan Wakaf Indonesia (BWI), BSI, Forum Wakaf Produktif, serta perwakilan dari Pondok Modern Darussalam Gontor sebagai penanggap.

Dr. Dwi Irianti Hadingnidyah dari KNEKS menegaskan bahwa potensi wakaf Indonesia sangat besar, namun tantangan utamanya terletak pada produktivitas aset, kualitas SDM, dan tata kelola. “Wakaf harus ditempatkan sebagai instrumen ekonomi strategis, bukan hanya ibadah dalam pengertian terbatas,” ujarnya.

Siti Rochmawati dari DEKS Bank Indonesia menyoroti perlunya profesionalisasi nazhir sebagai profesi utama yang membutuhkan kompetensi manajerial dan bisnis. Sementara itu, Dr. KH. Ahmad Zubaidi dari BWI menekankan pentingnya pembaruan regulasi yang visioner dan aplikatif.

Ikuti Whatsapp Channel Republika

Advertisement

wakaf Indonesia

Masjid Istiqlal

Asosiasi Nazhir Indonesia

Indonesia Nazhir Academy

nazhir profesional

amandemen UU Wakaf

Badan Wakaf Indonesia

KNEKS wakaf

Bank Indonesia wakaf

wakaf produktif

wakaf digital

ekonomi syariah Indonesia

Berita Terkait

Khazanah - 19 May 2026, 22:23

Menag: Tidak Ada Dalil untuk Mendiskreditkan Perempuan

Ekonomi Syariah - 13 May 2026, 20:25

Gaya Hidup Halal Populer, tapi Inklusi Keuangan Syariah Masih Rendah

Ekonomi Syariah - 30 April 2026, 15:21

Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh 13 Persen, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar 22 Persen

Kolom - 18 April 2026, 09:19

Jamsosnaker Syariah: Menjaga Hak Pekerja Muslim, Merawat Janji Konstitusi

Khazanah - 11 April 2026, 15:20

IKTASA Kukuhkan Pengurus, Perkuat Peran Alumni Pesantren

Khazanah - 06 April 2026, 15:14

Panen Perdana Edamame di Lahan Wakaf Produktif Yayasan Amal, Hasilnya Melebihi Ekspektasi

Kolom - 06 April 2026, 12:49

Menjaga Arah dan Meneguhkan Arus Ekonomi Syariah dalam RKP 2027

Kolom - 27 March 2026, 10:21

Urgensi Sekolah Wakaf, Membangun Infrastruktur SDM Bagi Kebangkitan Ekonomi Wakaf

Berita Lainnya

Esgnow - Kamis , 21 May 2026, 21:34 WIB

Bank Jakarta Raih Penghargaan CSR Nasional 2026

Esgnow - Kamis , 21 May 2026, 18:06 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif Kendaraan Listrik, Kepastian Regulasi Jadi Tantangan

Esgnow - Kamis , 21 May 2026, 17:03 WIB

Rektor ITPLN Minta Lulusan Adaptif Hadapi AI dan Transisi Energi

Esgnow - Kamis , 21 May 2026, 16:30 WIB

Dorong Ekonomi Sirkular Ala Bank Mandiri, Setor Botol Plastik Bisa Jadi Poin Digital

Esgnow - Kamis , 21 May 2026, 15:31 WIB

Pemerintah Pastikan Galon Guna Ulang AMDK Tetap Aman Dikonsumsi

You can share this post!