Studi Oxford: McDonald's Dorong Pertumbuhan 330 Lapangan Kerja Baru di Indonesia
Ekonomi

Studi Oxford: McDonald's Dorong Pertumbuhan 330 Lapangan Kerja Baru di Indonesia

Warta News Day - FAJAR, MAKASSAR — Sebuah studi independen oleh Oxford Economics mencatat bahwa operasional McDonald’s Indonesia, yang dimiliki sepenuhnya oleh PT Rekso Nasional Food, telah berkembang menjadi sebuah ekosistem terintegrasi l.

Hal ini yang memberi dampak berlapis bagi perekonomian masyarakat. Oxford Economics, firma penasihat ekonomi global terkemuka dan independen, melakukan analisis terhadap inisiatif ketenagakerjaan, pengadaan, dan kontribusi sosial dari McDonald’s Indonesia.

Hasil studi menunjukkan bahwa sepanjang April 2024 hingga Maret 2025, untuk setiap 100 karyawan yang dipekerjakan secara langsung oleh McDonald’s Indonesia, mendukung 330 lapangan pekerjaan tambahan.Ini dari berbagai sektor ekonomi lokal, mulai dari pertanian, distribusi, hingga jasa pendukung.

Associate Director di Oxford Economics, Stephen Foreman menjelaskan selain efek berantai (ripple effect) McDonald’s terhadap pasar tenaga kerja, studi ini juga menyoroti adanya efek pengganda (multiplier effect) terhadap PDB yang signifikan.

“Setiap Rp1 juta nilai ekonomi langsung yang dihasilkan oleh McDonald’s Indonesia mendorong tambahan Rp4,9 juta aktivitas ekonomi di sektor-sektor lain,” tuturnya.

Hal ini kata dia, mencerminkan kontribusi berkelanjutan terhadap ekosistem bisnis yang lebih luas.

“Hasil riset kami membuktikan besarnya kontribusi McDonald’s bagi dunia usaha dan komunitas lokal di seluruh Indonesia, yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan waralaba, dan kemitraan dengan pemasok lokal,” ujarnya.

You can share this post!