Warta News Day - Badang Usaha Milik Negara (BUMN) tengah melakukan transformasi melalui konsolidasi entitas usaha yang dipimpin oleh Danantara. Langkah ini mendapatkan dukungan dari kalangan akademisi, yang menilai konsolidasi berpotensi meningkatkan efisiensi industri nasional dan memperkuat tata kelola perusahaan negara.
CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, mengungkapkan bahwa dari total 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 entitas telah berhasil dikonsolidasikan, dengan sekitar 300 entitas lainnya sedang dipersiapkan untuk mengikuti proses serupa.
Konsolidasi ini bertujuan menyederhanakan struktur perusahaan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat daya saing BUMN dalam persaingan ekonomi yang ketat. Selain itu, Danantara juga menjajaki pengembangan sektor-sektor ekonomi seperti pariwisata, penyelenggaraan event olahraga, dan industri kreatif, yang dipandang mampu menciptakan lapangan kerja baru dan memperluas aktivitas ekonomi.
Para akademisi, seperti Prof. Dr. Marihot Manullang dan Iswadi, menilai bahwa konsolidasi BUMN merupakan langkah strategis yang dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan dan menciptakan iklim investasi yang lebih sehat. Mereka berharap proses transformasi ini dapat dijalankan secara konsisten dengan mengedepankan tata kelola yang baik dan transparansi, sehingga BUMN dapat berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.