Prabowo Gelar Pertemuan Elit Bahas Isu Geopolitik di Istana Merdeka
Internasional

Prabowo Gelar Pertemuan Elit Bahas Isu Geopolitik di Istana Merdeka

Warta News Day - Dalam pertemuan elit di Istana Merdeka Jakarta, Presiden Prabowo duduk di bagian tengah, satu meja bersama SBY dan Jokowi.

Oleh Lizsa Egeham

Diterbitkan 03 Maret 2026, 22:28 WIB

Share

Copy Link

Batalkan

Perbesar

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang para mantan presiden dan wakil presiden, ketua umum partai politik, hingga mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (3/3/2026). Pertemuan ini untuk silaturahmi dan berdiskusi sejumlah isu nasional dan global.

Berdasarkan video dari Sekretariat Presiden, Prabowo masuk ke ruang tengah Istana Merdeka bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, mantan presiden serta wakil presiden.

BACA JUGA: Jokowi Sering Yoga, Manfaatnya Tak Sekadar Bikin Tubuh Segar

BACA JUGA: Di Miangas, Prabowo Singgung Warisan Jokowi: Saya Perbaiki Lebih Bagus

BACA JUGA: Wamentan Sudaryono Temui Jokowi di Solo, Bahas Pertanian hingga Pembangunan Berkelanjutan

Mulai dari, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 Boediono, dan Wakil Presiden ke-13 Ma'ruf Amin.

Advertisement

Prabowo dan Gibran lantas menyalami para ketua umum partai politik, menteri Kabinet Indonesia Maju, dan mantan Menlu yang hadir. Prabowo sempat berbincang singkat dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Adapun diskusi digelar dengan formasi duduk yang melingkar. Prabowo duduk bagian tengah, satu meja bersama SBY dan Jokowi. Di belakang Prabowo, ada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sementara itu, Gibran duduk di sisi kanan Prabowo sederet dengan para ketua umum partai politik. Sedangkan, Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma’ruf Amin duduk di sisi kiri Prabowo bersama beberapa mantan Menlu Marty Natalegawa dan Alwi Shihab.

Jajaran Kabinet dan Ketum Parpol

Perbesar

Sejumlah jajaran kabinet lain yang hadir dalam pertemuan duduk di seberang Prabowo. Berdasarkan gambar yang diterima, Prabowo tampak berbicara di hadapan para tamu undangan.

Tampak Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKS Al Muzzamil, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sejumlah menteri kabinet juga hadir. Mulai dari, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.

Kemudian, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Sakti Trenggono, Kepala BIN Herindra hingga Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Hadir pula Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Bahas Dinamika Global

Perbesar

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, mengungkap soal rencana pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan para presiden dan wakil presiden terdahulu di Istana Negara pada hari ini, Selasa (3/3/2026) malam. Dasco menyebut pertemuan malam ini bagian dari silahturahmi.

“Yang pertama, undangan itu tentunya soal silaturahmi, apalagi di bulan Ramadan ini,” kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Selain itu, Dasco menyebut pertemuan nanti juga akan membahas perkembangan global atau geopolitik yang tengah memanas saat ini.

“Yang kedua, Pak Presiden ingin memberikan update kepada presiden-presiden terdahulu mengenai situasi geopolitik terbaru pasca Presiden Prabowo kembali dari kunjungan luar negeri,” ujarnya.

Menurut Dasco, presiden ingin mendengar pandangan dari para pimpinan terdahulu dalam menghadapi dinamika global yang berpotensi berdampak ke Indonesia.

“Kemudian yang ketiga tentunya, Pak Prabowo ingin juga mendengar masukan dan saran-saran dari presiden terdahulu untuk dijadikan pertimbangan-pertimbangan dan juga dalam melakukan perencanaan mitigasi-mitigasi untuk bangsa dan negara dari dampak yang kita sama-sama tahu pada saat ini sedang terjadi, yang kemungkinan juga akan berdampak bagi negara kita. Demikian,” jelasnya.

Jokowi

Prabowo

SBY

Trending Terkini

Sorot

Advertisement

Lizsa Egeham, Nanda Perdana PutraTim Redaksi

Share

Copy Link

Batalkan

You can share this post!