Warta News Day - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menargetkan eliminasi tuberkulosis (TB) dapat tercapai lebih cepat dari target nasional 2030, yaitu pada tahun 2028.
Upaya percepatan eliminasi TB ini didukung oleh peran aktif Tim Penggerak PKK dalam deteksi dini, pendampingan pasien, dan edukasi tentang lingkungan sehat di masyarakat.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, menjelaskan bahwa PKK berfungsi sebagai motor penggerak dalam penanganan TB di tingkat keluarga. Ia menekankan pentingnya deteksi dini, pendampingan pasien, serta promosi lingkungan sehat untuk memutus rantai penularan tuberkulosis. Dalam sosialisasi yang berlangsung di Pendopo Delta Wibawa, ia mengingatkan peran ibu sebagai “insinyur rumah tangga” yang memiliki tanggung jawab dalam menciptakan lingkungan rumah yang sehat.
Sriatun juga mengajak masyarakat untuk membiasakan gerakan “Pentasuling” atau menjemur bantal, kasur, dan guling secara rutin sebagai langkah menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengingatkan agar pasien TB tidak dikucilkan dan membutuhkan dukungan moral agar disiplin menjalani pengobatan.