Warta News Day - Jumat, 27/02/2026
Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi. (Indri/Korankaltim.com).
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Rencana pembentukan calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Berau Pesisir Selatan terus bergerak menuju tahap krusial.
Pemekaran wilayah bukan sekadar agenda politik daerah, melainkan langkah strategis untuk menghadirkan pemerataan pelayanan publik bagi masyarakat pesisir.
Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, menegaskan masyarakat di wilayah pesisir selatan Berau selama ini masih menghadapi keterbatasan akses pembangunan akibat luasnya cakupan wilayah Kabupaten Berau.
Kondisi geografis yang berjauhan dari pusat pemerintahan dinilai menjadi tantangan utama percepatan pembangunan.
Menurutnya, harapan terbesar saat ini tertuju pada pemerintah pusat agar segera mencabut moratorium pemekaran daerah yang masih berlaku.
“Sebagai masyarakat pesisir, kami begitu mengharapkan moratorium bisa dicabut agar segera dilakukan pemekaran,” ujarnya.
Lewi menilai, hadirnya DOB Berau Pesisir Selatan akan memperpendek rentang kendali pemerintahan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
Berita Terkait