Warta News Day - BOGOR – Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI berencana membangun kawasan sport center nasional di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat pembinaan atlet nasional sekaligus lokasi pelatihan tim nasional berbagai cabang olahraga unggulan.
Sekretaris Kemenpora Gunawan Suswantoro mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari program penguatan olahraga nasional yang diarahkan untuk mencetak atlet berprestasi di tingkat dunia. Kawasan olahraga terpadu itu akan dibangun di atas lahan sekitar 500 hektare di wilayah Candali-Cimulang, Kecamatan Rancabungur.
Pemerintah menyiapkan berbagai fasilitas olahraga berstandar internasional untuk mendukung pembinaan atlet dari berbagai cabang olahraga. Beberapa cabang olahraga yang akan difasilitasi di antaranya akuatik, atletik, bulu tangkis, panjat tebing, sepak bola, bela diri, hingga dayung.
Selain venue pertandingan dan latihan, kawasan tersebut juga akan dilengkapi pusat penelitian olahraga, fasilitas pemulihan atlet, serta asrama atlet. “Sekolah dan venue olahraga semuanya lengkap, bahkan untuk melakukan penelitian terhadap salah satu cabor, itu kita lengkap semuanya,” ujar Gunawan Suswantoro, dikutip wartawan media ini, Selasa (19/5/2026).
Menurut Gunawan, pembangunan dilakukan secara terpadu agar proses pembinaan atlet dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Tak hanya fokus pada fasilitas olahraga, pemerintah juga akan membangun akademi olahraga yang terintegrasi dengan pendidikan formal.
Nantinya, di dalam kawasan sport center akan tersedia sekolah khusus atlet mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA. Konsep tersebut disiapkan untuk mendukung pembinaan atlet usia dini dari berbagai daerah di Indonesia. Para atlet muda akan diseleksi berdasarkan potensi dan prestasi pada masing-masing cabang olahraga.
Dengan sistem tersebut, pemerintah berharap proses pembinaan atlet nasional dapat berlangsung lebih terarah sejak usia sekolah. Pembangunan sport center nasional ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp5 triliun yang akan dialokasikan secara bertahap selama tiga tahun.
Pada tahun ini, pemerintah masih memfokuskan proses sinkronisasi perencanaan dan administrasi lintas kementerian serta lembaga terkait. Sementara pembangunan fisik dijadwalkan mulai berlangsung pada 2027 hingga 2028. Pemerintah menargetkan seluruh fasilitas utama dapat selesai dan mulai beroperasi pada awal 2029.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut, proyek tersebut akan memberikan dampak besar bagi pengembangan wilayah Bogor bagian barat. Selain kawasan olahraga, pemerintah juga merencanakan pembangunan universitas dan pengembangan area pendukung lainnya. Total kawasan yang disiapkan mencapai sekitar 750 hektare, termasuk area untuk pengembangan Kementerian Pertahanan.
Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini juga mulai menyinkronkan pembangunan infrastruktur jalan menuju kawasan sport center, termasuk akses Bomang hingga jalur Rancabungur-Leuwiliang.
Keberadaan pusat olahraga nasional tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan prestasi olahraga Indonesia, tetapi juga mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan kawasan sekitar. (*/yopy)