Bupati Sumenep Siap Lantik Sekda Definitif Usai Terima Rekomendasi Gubernur
Lifestyle

Bupati Sumenep Siap Lantik Sekda Definitif Usai Terima Rekomendasi Gubernur

Warta News Day - Ringkasan Berita:

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo segera tetapkan Sekda Sumenep usai rekomendasi gubernur turun.

Tiga nama calon sekda yang lolos seleksi terbuka berbasis kompetensi.

Pelantikan sekda definitif dijadwalkan secepatnya untuk percepat kinerja birokrasi.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Madura, kini memasuki fase penentuan.

Hal itu setelah Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengantongi surat rekomendasi dari Gubernur Jawa Timur.

Surat balasan terkait tiga nama calon sekda tersebut diterima secara fisik oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep pada Kamis (26/2/2026).

Dengan turunnya rekomendasi itu, keputusan akhir kini sepenuhnya berada di tangan bupati.

"Surat balasan dari gubernur, fisiknya sudah kami terima. Sebentar lagi akan saya putuskan dan akan segera dilakukan pelantikan. Untuk jadwal pelantikan, bisa hari ini, bisa besok, intinya secepatnya," tutur Achmad Fauzi, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, jabatan sekda tidak boleh terlalu lama kosong.

Posisi tersebut memiliki peran strategis dalam mengkoordinasikan seluruh perangkat daerah serta memastikan jalannya pemerintahan tetap efektif dan terarah.

Adapun tiga nama yang masuk dalam bursa calon Sekda Sumenep merupakan hasil seleksi terbuka yang telah melalui tahapan sesuai regulasi.

Mereka adalah Abd Rahman Riadi (Kepala Dinas Sosial P3A Sumenep), Chainur Rasyid (Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sumenep), serta Agus Dwi Saputra (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumenep).

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini menegaskan, proses seleksi dilakukan secara transparan dan berbasis kompetensi.

Ia memastikan keputusan yang akan diambil murni untuk kepentingan organisasi dan kebutuhan birokrasi.

"Sekda itu motor penggerak birokrasi. Selain profesional, juga harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh perangkat daerah," tegasnya.

You can share this post!