VKTR Dorong Pertumbuhan Kendaraan Listrik dan Energi Berkelanjutan di Indonesia
Teknologi

VKTR Dorong Pertumbuhan Kendaraan Listrik dan Energi Berkelanjutan di Indonesia

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, sebagai produsen kendaraan listrik nasional berbasis baterai (KLBB), terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi mobilitas dan teknologi berkelanjutan di Indonesia. Sejalan dengan strategi diversifikasi, perusahaan ini tidak hanya fokus pada pengembangan kendaraan listrik, tetapi juga memperluas cakupan bisnisnya ke segmen Waste-to-Energy (WTE), menandakan langkah strategis dalam mendukung ekosistem energi yang lebih bersih dan efisien.

Pertumbuhan penjualan kendaraan listrik komersial yang konsisten dari tahun ke tahun menjadi bukti nyata peran VKTR sebagai penggerak utama adopsi kendaraan listrik di tanah air. Perusahaan ini telah melewati berbagai tahapan penting, mulai dari perakitan kendaraan listrik berbasis Completely Knocked Down (CKD), pencapaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40%, hingga ekspansi portofolio produk yang mencakup bus dan truk listrik. Semua pencapaian ini mengindikasikan akselerasi kinerja VKTR, baik secara operasional maupun finansial, dalam perjalanannya menjadi produsen kendaraan komersial nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan.

"Pertumbuhan yang kami catatkan bukan hanya sekadar capaian bisnis semata, melainkan juga bukti nyata bahwa transformasi menuju kendaraan komersial listrik di Indonesia sedang berlangsung dengan pesat, dan VKTR berada di garis terdepan dalam perubahan ini. Kami tidak hanya sekadar mengikuti arus, tetapi juga aktif memimpin dan menginspirasi perubahan," tegas A. Ardiansyah Bakrie, Chief Executive Officer PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, dalam keterangan resminya.

Pada tahun 2025, VKTR berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 8,5% year-on-year (YoY), mencapai Rp1.089 miliar, dibandingkan dengan Rp1.004 miliar pada tahun 2024. Peningkatan ini mencerminkan akselerasi penjualan kendaraan listrik seiring dengan peningkatan realisasi pengiriman, serta kontribusi yang stabil dari segmen manufaktur suku cadang. Laba kotor juga mengalami pertumbuhan positif sebesar 10,4% YoY, mencapai Rp197 miliar di tahun 2025, dibandingkan dengan Rp178 miliar di tahun 2024. Peningkatan ini didorong oleh perbaikan pricing di segmen kendaraan listrik, yang berkontribusi pada penguatan margin laba kotor secara keseluruhan.

Dari sisi posisi keuangan, total aset VKTR tumbuh 11,8% YoY menjadi Rp1.798 miliar pada tahun 2025, dari Rp1.609 miliar di tahun 2024. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan uang muka terkait proyek penjualan kendaraan listrik yang belum diakui sebagai pendapatan, yang diimbangi oleh penambahan aset tetap. Di sisi liabilitas, terjadi peningkatan 22,2% YoY menjadi Rp553 miliar di tahun 2025 dari Rp453 miliar di tahun 2024, sejalan dengan penambahan pinjaman untuk modal kerja guna mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan.

Kontribusi Nyata dalam Mendukung Transportasi Publik Berkelanjutan

Pada akhir tahun 2025, VKTR telah menyelesaikan pengiriman 50 unit bus listrik untuk operator Transjakarta, sebagai bagian dari total pemesanan sebanyak 80 unit. Sementara itu, 30 unit lainnya telah menyelesaikan tahap perakitan chassis di fasilitas PT VKTR Sakti Industries dan kini tengah memasuki tahap karoseri di perusahaan manufaktur rekanan, PT Laksana Bus Manufaktur. Selain itu, VKTR juga telah menyelesaikan pengiriman 3 unit bus listrik untuk mobilisasi karyawan ke salah satu perusahaan pertambangan swasta. Kontribusi VKTR tidak hanya terbatas pada sektor transportasi publik, tetapi juga merambah ke sektor pengelolaan lingkungan hidup, dengan serah terima 5 unit compactor kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta dan 5 unit dump truck kepada Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta.

Pengembangan Produk dan Kemitraan Strategis

Sepanjang tahun 2025, VKTR secara proaktif memperkuat kapabilitas pengembangan produk melalui perluasan kemitraan strategis dengan Original Equipment Manufacturer (OEM) global. Perusahaan juga menjalankan berbagai program uji coba produk bersama calon pelanggan di segmen kendaraan komersial. Pendekatan ini memungkinkan VKTR untuk tidak hanya mengadopsi teknologi yang relevan, tetapi juga memastikan bahwa setiap pengembangan produk selaras dengan kebutuhan operasional dan dinamika pasar.

Setiap unit kendaraan listrik VKTR dirancang sebagai solusi mobilitas yang inovatif dalam mendukung upaya pengurangan emisi bagi seluruh pemangku kepentingan. Hingga akhir Desember 2025, VKTR mencatatkan capaian positif dalam kontribusi penurunan emisi melalui implementasi produk kendaraan listrik di berbagai lini produk. Berdasarkan kalkulasi internal perusahaan, armada bus listrik yang telah beroperasi mencatatkan total jarak tempuh sekitar 14,8 juta kilometer. Dengan pencapaian tersebut, penggunaan bus listrik VKTR diperkirakan mampu menekan emisi karbon hingga 13 ribu ton CO₂, yang setara dengan penanaman sekitar 600 ribu pohon. Hal ini menunjukkan komitmen VKTR dalam mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target penurunan emisi karbon dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Komitmen Terhadap Lokalisasi dan Pengembangan Industri Dalam Negeri

Pada Februari 2026, VKTR memperoleh sertifikasi TKDN lebih dari 40% dari Kementerian Perindustrian untuk bus listrik 8 meter. Capaian ini semakin memperkuat posisi VKTR sebagai pionir dalam perakitan kendaraan listrik nasional yang mengunggulkan lokalisasi. Sejak 2024, VKTR menjadi satu-satunya pemasok bus listrik berbasis CKD di Indonesia yang telah mencapai TKDN lebih dari 40% untuk lini produk bus 12 meter untuk Transjakarta.

Pencapaian ini mencerminkan komitmen VKTR untuk terus meningkatkan tingkat lokalisasi produksi, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat industri dalam negeri, meningkatkan nilai tambah, mendorong transfer teknologi, serta memperluas penyerapan tenaga kerja nasional. Jumlah tenaga kerja outsource di pabrik VKTS juga tercatat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan kontribusi VKTR dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan fokus pada inovasi, keberlanjutan, dan kemitraan strategis, VKTR Teknologi Mobilitas terus memantapkan posisinya sebagai pemimpin dalam industri kendaraan listrik di Indonesia. Perusahaan ini tidak hanya berupaya untuk memenuhi kebutuhan pasar akan kendaraan listrik yang berkualitas, tetapi juga berkontribusi secara signifikan dalam menciptakan ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Diversifikasi bisnis ke segmen Waste-to-Energy (WTE) juga menunjukkan visi jangka panjang VKTR dalam mendukung transisi energi yang bersih dan efisien di Indonesia.

You can share this post!